Media90 – Logitech resmi memperkenalkan mouse gaming flagship terbarunya, Logitech G Pro X2 Superstrike. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa pendekatan yang sangat revolusioner: menghilangkan mekanisme klik fisik pada tombol utama.
Sebagai gantinya, Logitech menghadirkan teknologi sensorik canggih yang diklaim mampu mengubah cara atlet esports berinteraksi dengan mouse mereka—lebih cepat, lebih presisi, dan tanpa hambatan mekanis.
“The Winning Click”, Tanpa Klik Fisik
Logitech menyebut Pro X2 Superstrike sebagai “The Winning Click”. Ini bukan sekadar slogan, melainkan visi untuk menciptakan standar baru dalam dunia mouse gaming.
Dengan menghilangkan komponen mekanis, mouse ini menawarkan beberapa keunggulan utama:
- Mengurangi latensi mikro
- Menghilangkan risiko double-click
- Meminimalkan keausan komponen
- Meningkatkan respons klik
Pendekatan ini menjadikan Superstrike sebagai salah satu mouse paling futuristik yang pernah dibuat Logitech.
Teknologi HITS, Klik Tanpa Saklar
Inovasi utama mouse ini terletak pada teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS). Teknologi ini menggantikan microswitch tradisional dengan sensor induktif.
Cara kerjanya:
- Sensor mendeteksi tekanan jari secara instan
- Tidak ada kontak mekanis seperti saklar biasa
- Sistem langsung menerjemahkan input menjadi klik
Untuk tetap memberikan sensasi klik, Logitech menyematkan motor haptic presisi tinggi. Hasilnya, pengguna tetap merasakan feedback klik, meskipun tidak ada tombol fisik yang benar-benar ditekan.
Berdasarkan klaim internal, teknologi ini mampu mengurangi latensi hingga 30 milidetik dibanding mouse konvensional.
Klik Bisa Diatur Sesuai Gaya Bermain
Menariknya, sensasi klik pada mouse ini bisa dikustomisasi melalui software.
Pengguna dapat mengatur:
- 10 level actuation point (kedalaman tekan)
- 5 mode rapid trigger
- 6 tingkat intensitas haptic
Artinya, gamer bisa menyesuaikan klik sesuai kebutuhan, mulai dari yang ringan untuk game FPS hingga lebih berat untuk kontrol presisi.
Desain Simetris Hasil Kolaborasi Atlet Esports
Dari sisi desain, Logitech tetap mempertahankan bentuk simetris khas seri PRO yang sudah terbukti di berbagai turnamen.
Mouse ini dikembangkan dengan masukan dari lebih dari 100 atlet esports profesional, termasuk dari tim:
- NAVI
- G2 Esports
- Gen.G
- FlyQuest RED
Bahkan, tim G2 dikabarkan sudah menggunakan prototipe mouse ini saat menjuarai turnamen VCT Americas Stage 2.
Dengan bobot hanya 61 gram, mouse ini sangat ringan dan cocok untuk gerakan cepat seperti flick shot, namun tetap stabil saat digunakan.
Sensor HERO 2, Akurasi Tanpa Kompromi
Untuk performa, Logitech membekali Superstrike dengan sensor HERO 2 yang memiliki spesifikasi tinggi:
- DPI hingga 44.000
- Kecepatan 888 IPS
- Akselerasi 88G
- Zero smoothing
- Zero acceleration
- Zero filtering
Dengan spesifikasi ini, setiap gerakan tangan pengguna diterjemahkan secara akurat tanpa distorsi.
LIGHTSPEED 8.000 Hz, Nyaris Tanpa Delay
Dari sisi konektivitas, mouse ini menggunakan teknologi LIGHTSPEED wireless terbaru.
Keunggulannya:
- Polling rate hingga 8.000 Hz (0,125 ms)
- Stabil di lingkungan dengan gangguan sinyal
- Respons sangat cepat untuk kebutuhan kompetitif
Jika menggunakan kabel USB-C, mouse tetap mendukung polling rate stabil di 1.000 Hz.
Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap
Daya tahan baterai juga menjadi keunggulan:
- Hingga 90 jam penggunaan
- Mendukung pengisian nirkabel POWERPLAY
Dalam paket penjualan, Logitech menyertakan:
- Receiver LIGHTSPEED
- Kabel USB-C
- Grip tape tambahan
- Kaki PTFE cadangan
Mouse ini hadir dengan desain putih minimalis dengan aksen hitam yang elegan.
Siap Masuk Pasar Indonesia
Logitech memastikan G Pro X2 Superstrike akan segera tersedia di Indonesia dengan garansi resmi dua tahun.
Dengan kombinasi teknologi tanpa klik, sensor presisi tinggi, dan desain hasil kolaborasi atlet profesional, mouse ini berpotensi menjadi standar baru di dunia esports.
Kesimpulan
Logitech G Pro X2 Superstrike bukan sekadar upgrade, tetapi sebuah lompatan besar dalam teknologi mouse gaming.
Dengan menghilangkan klik fisik dan menggantinya dengan sistem haptic canggih, Logitech membuka era baru dalam interaksi perangkat gaming—lebih cepat, lebih presisi, dan lebih tahan lama.
Bagi gamer profesional maupun kompetitif, ini bisa menjadi perangkat yang menentukan kemenangan.














