Media90 – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditres Krimsus) Polda Lampung bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder terkait, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) melalui Tim Sapu Bersih (Saber) Pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran di sektor pangan serta menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sidak tersebut dipusatkan di PT Juang Jaya Abadi Alam, Kalianda, Lampung Selatan, pada Jumat (20/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa PT Juang Jaya Abadi Alam merupakan Rumah Potong Hewan (RPH) terbesar di wilayah Lampung. Perusahaan ini menjalankan program penggemukan sapi selama kurang lebih 90 hari, dari bobot awal sekitar 300 kilogram hingga mencapai 480 sampai 550 kilogram.
Namun, dalam kondisi permintaan pasar yang meningkat, sapi dapat dijual sebelum masa penggemukan selesai. Sapi-sapi tersebut dipasarkan ke sejumlah wilayah, seperti Lampung, Banten, hingga Bandung, dengan harga jual sapi hidup berkisar Rp55 ribu per kilogram.
Untuk ketersediaan stok menjelang Lebaran Idulfitri Maret 2026, dipastikan masih dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil. Hal ini karena sebagian besar sapi yang tersedia merupakan hasil pengadaan sejak Oktober 2025.
Meski demikian, pengadaan sapi pada Januari 2026 mengalami kenaikan harga dari Australia. Kondisi ini berpotensi berdampak pada kenaikan harga jual daging pada April 2026 mendatang.
Saat ini, tercatat sebanyak 7.200 ekor sapi siap potong tersedia, sementara stok sapi yang belum siap potong mencapai sekitar 14.000 ekor. Secara umum, hasil sidak menunjukkan bahwa ketersediaan pangan hewani masih mencukupi, serta situasi berjalan aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polda Lampung menegaskan komitmennya bersama Bapanas RI dan seluruh pihak terkait untuk terus melakukan pengawasan terpadu. Upaya ini dilakukan guna mencegah pelanggaran pangan, menjamin ketersediaan stok, serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.














