NASIONAL

Kecelakaan Tunggal di Ringroad Utara Maguwoharjo, Driver Ojol Meninggal Saat Antar Pesanan Sahur

8
×

Kecelakaan Tunggal di Ringroad Utara Maguwoharjo, Driver Ojol Meninggal Saat Antar Pesanan Sahur

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Tragis di Ringroad Utara Maguwoharjo, Driver Ojol Tewas Saat Diduga Antar Pesanan Sahur
Kecelakaan Tragis di Ringroad Utara Maguwoharjo, Driver Ojol Tewas Saat Diduga Antar Pesanan Sahur

Media90 – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Ringroad Utara, Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor yang diketahui tengah mengantarkan pesanan makanan menjelang waktu sahur.

Korban diketahui bernama Riyan Bayu Sunarto (24), warga Pulebener RT 002 RW 005, Giring, Paliyan, Gunungkidul. Setelah kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas PMI Sleman dan dibawa ke RS Bhayangkara Kalasan menggunakan ambulans.

Lokasi kecelakaan berada di wilayah Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dikenal sebagai salah satu jalur padat kendaraan, terutama pada jam-jam tertentu. Namun, insiden ini terjadi pada dini hari saat kondisi lalu lintas relatif lebih lengang, bertepatan dengan aktivitas masyarakat yang tengah bersiap menyambut sahur di bulan Ramadan.

Baca Juga:  Evakuasi Lewat Jalur Pendakian, SAR Sisir Lokasi Serpihan Pesawat IAT di Bulusaraung

Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga sedang membawa pesanan makanan saat kecelakaan terjadi. Warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas sempat memberikan bantuan dan mengamankan lokasi sebelum petugas datang untuk melakukan evakuasi.

Kabar meninggalnya Riyan Bayu Sunarto dengan cepat menyebar di media sosial. Ungkapan duka cita pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari rekan dan kenalan korban yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras.

“meninggal dalam keadaan mencari rezeki di bulan ramadhan, saat semua pintu surga dibuka lebar, dan semua pintu neraka di tutup. insyaallah Husnul khatimah,” tulis salah satu warganet.

Ungkapan lain juga menyebutkan bahwa korban dikenal sebagai pribadi baik yang gigih dalam bekerja demi keluarga.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Bangun Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II, Dorong Akses dan Produksi Pangan di Papua Selatan

“Kui koncoku mas, mau keluarga wes tak hubungi begitu postingan Iki terbit. Insyaallah almarhum meninggal dalam keadaan Husnul khatimah, meninggal di hari Jum’at bulan suci Ramadhan dan sedang berjuang untuk keluarga, almarhum orang baik dan pekerja keras ga pernah menyerah apapun tujuannya. Terimakasih yang sudah membantu info dan mengamankan area sekitar, terimakasih juga warga sekitar dan pihak berwajib yang dilokasi tadi,” tulis akun lainnya.

Selain ucapan belasungkawa, peristiwa ini juga memicu diskusi mengenai risiko kerja pengemudi ojek online, khususnya saat jam sahur. Kondisi waktu yang terbatas serta tuntutan pengantaran cepat kerap membuat pengemudi harus berpacu dengan waktu.

Sejumlah netizen pun mengingatkan agar pelanggan tidak memberikan tekanan berlebihan kepada pengemudi, terutama dalam situasi yang berisiko. Keselamatan berkendara di waktu dini hari juga kembali menjadi perhatian, mengingat meski jalanan cenderung lebih sepi, potensi kecelakaan tetap tinggi.

Baca Juga:  Merawat Jalur, Investasi Keselamatan: KAI Daop 1 Jakarta Ganti 33,9 Kilometer Rel dan 30 Wesel Sepanjang 2025

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih mengutamakan keselamatan di jalan, terutama saat beraktivitas pada jam-jam rawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *