OTOMOTIF

Indonesia Masuk Tiga Besar Pasar Sepeda Motor Global, AHM Bidik 100 Juta Unit di Usia 55 Tahun

10
×

Indonesia Masuk Tiga Besar Pasar Sepeda Motor Global, AHM Bidik 100 Juta Unit di Usia 55 Tahun

Sebarkan artikel ini
Indonesia Masuk Tiga Besar Pasar Motor Dunia, AHM Targetkan 100 Juta Unit di Usia 55 Tahun
Indonesia Masuk Tiga Besar Pasar Motor Dunia, AHM Targetkan 100 Juta Unit di Usia 55 Tahun

Media90 – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia. Dalam pencapaian tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen dan distributor sepeda motor Honda di Tanah Air turut memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan domestik.

Thomas Wijaya, Executive Vice President Director AHM, menyebut bahwa secara global, pasar sepeda motor berada di kisaran 50–60 juta unit per tahun, dengan Indonesia menyumbang lebih dari 10 persen dari total penjualan.

“Kalau tahun lalu (2025) market kita (Indonesia) 6,4 juta unit, itu tumbuh 1 persen dibandingkan 2024 sebanyak 6,3 juta unit. Jadi kita secara pasar nomor tiga terbesar di dunia. Tentu, ini menjadi suatu peluang, suatu kelebihan bagi industri kita semua,” ungkap Thomas saat acara Buka Puasa Bersama AHM di Jakarta, Rabu (25/2/2025).

Baca Juga:  Pemotor Tewas Setelah Bertabrakan dengan Truk di Depan SPBU Wates Pringsewu

Di atas Indonesia, posisi pasar sepeda motor terbesar dunia masih ditempati oleh China dan India. “Jadi pasar terbesar itu kalau enggak India, China kemudian Indonesia,” tambahnya.

Produksi dan Ekspor Sepeda Motor Honda

AHM mencatat produksi domestik sepeda motor Honda pada 2025 hampir menyentuh 5 juta unit, tepatnya 4,98 juta unit, atau tumbuh 1 persen dibanding 2024. Selain fokus pada pasar domestik, AHM juga agresif memperluas pasar ekspor.

Sepanjang tahun lalu, ekspor sepeda motor Honda dalam bentuk utuh (Completely Built Up/CBU) tercatat 223 ribu unit, sementara ekspor dalam bentuk rakitan CKD (Completely Knocked Down) mendekati 1 juta unit. Dalam lima hingga delapan tahun terakhir, total ekspor hampir mencapai 2,5 juta unit, menegaskan kualitas sepeda motor buatan Indonesia semakin diakui secara internasional.

Baca Juga:  Tips Mudah untuk Memeriksa NIK Penerima Subsidi Motor Listrik

“Jadi memang bukan cuma domestik, tapi kami juga diakui keunggulannya secara ekspor dan kami berkontribusi juga kepada ekspor,” ujar Thomas.

AHM Bidik Pencapaian 100 Juta Unit di Usia 55 Tahun

Tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi AHM yang memasuki usia 55 tahun. Selama lebih dari setengah abad, perusahaan ini berkontribusi menyediakan solusi mobilitas yang mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat di seluruh Indonesia.

Memasuki usia ke-55, AHM membidik pencapaian bersejarah, yakni total penjualan kumulatif mencapai 100 juta unit di Tanah Air. Target ini menjadi simbol kontribusi panjang perusahaan dalam menggerakkan roda ekonomi nasional melalui industri sepeda motor.

“Mudah-mudahan tahun ini kami diberkahi bisa mencapai, bisa memberikan mobilitas buat konsumen Indonesia 100 juta unit motor selama 55 tahun,” terang Thomas. “Di dalam 100 juta unit ini, bukan kami ingin besar, tapi kami juga ingin berterima kasih kepada konsumen, bahwa kami sudah bisa menamai 100 juta konsumen,” lanjutnya.

Baca Juga:  Diskon Tarif Tol Lebaran 2024: Astra Infra Siap Menyambut Musim Mudik dengan Harga Spesial!

Pasar Sepeda Motor Nasional Awal 2026 Tumbuh Positif

Kinerja pasar sepeda motor nasional pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Thomas menyebut bahwa pada Januari 2026, pasar nasional meningkat 3 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya, dengan total 577 ribu unit. Penjualan Honda pun mencatat pertumbuhan serupa.

“Pasar juga sedikit bertumbuh, di awal tahun itu tumbuh 3 persen. Penjualan kami pun juga tumbuh sekitar 3 persen,” jelasnya. Thomas berharap tren ini menjadi sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia membaik, sehingga pasar sepeda motor dapat terus tumbuh.

“Tentu kalau itu membaik, pasarnya bisa membaik, perekonomian bisa membaik, kami bisa semakin berkontribusi lagi buat bangsa, buat masyarakat, buat konsumen di Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *