BERITA

Pemkab Tubaba Percepat Kemandirian BLUD Puskesmas, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Luluk RJMP
9
×

Pemkab Tubaba Percepat Kemandirian BLUD Puskesmas, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Tubaba Dorong Puskesmas Jadi BLUD Mandiri demi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Media90.id – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Pemkab Tubaba) terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dengan mempercepat kemandirian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh puskesmas. Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) BLUD Puskesmas yang digelar di Ruang Rapat BPK Tubaba, Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tubaba, Iwan Mursalin, dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), kepala puskesmas se-Tubaba, serta jajaran terkait.

Ads
close ads

Dalam rakor tersebut, Pemkab Tubaba membahas strategi percepatan kemandirian BLUD Puskesmas, penguatan tata kelola keuangan, hingga optimalisasi pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bidang Kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Puskesmas Didorong Mandiri Kelola Keuangan

Sekdakab Tubaba, Iwan Mursalin, menegaskan seluruh puskesmas didorong bertransformasi menjadi BLUD yang mandiri agar memiliki fleksibilitas dalam mengelola keuangan, lebih efektif dalam menjalankan pelayanan, serta tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu strategi menghadapi tantangan fiskal daerah sekaligus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Tubaba.

Ia juga meminta seluruh puskesmas mengoptimalkan potensi pendapatan layanan dan memaksimalkan penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang selama ini dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

“Semua harus bekerja lebih maksimal, agar Puskesmas mampu mandiri dan pelayanan kesehatan di Tubaba semakin berkualitas, serta mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Iwan Mursalin.

Serapan Dana BOK Masih Rendah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, mengungkapkan ke depan seluruh BLUD Puskesmas akan memperoleh kewenangan penuh dalam mengelola anggaran secara mandiri.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut membuat puskesmas tidak lagi bergantung pada dukungan APBD karena pengelolaan anggaran akan dilakukan secara mandiri sesuai kebutuhan pelayanan.

Namun, Majril menyoroti masih rendahnya realisasi penyerapan DAK Non Fisik BOK di Tubaba. Dalam tiga tahun terakhir, serapan anggaran selalu berada di bawah 70 persen. Bahkan hingga Juni 2026, realisasinya baru mencapai sekitar 15 persen.

“Ke depan, BLUD Puskesmas tidak lagi menerima support anggaran dari APBD, karena kami akan berikan kewenangan sepenuhnya dalam pengelolaan anggaran secara mandiri, tanpa tergantung anggaran pemerintah daerah,” kata Majril.

Ia menyayangkan anggaran yang telah dialokasikan Kementerian Kesehatan melalui DAK Non Fisik belum mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh puskesmas.

BKAD Siap Dukung Penyesuaian Anggaran

Di sisi lain, Kepala BKAD Tubaba, M. Mukmin, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung terwujudnya BLUD Puskesmas yang mandiri melalui perbaikan tata kelola keuangan, optimalisasi pemanfaatan Dana BOK, serta penyesuaian Standar Harga Satuan (SSH).

Penyesuaian tersebut, menurutnya, terutama menyangkut biaya operasional pelayanan kesehatan agar lebih sesuai dengan kondisi geografis wilayah Tubaba.

“Target kami tahun ini menuju kemandirian BLUD Puskesmas, dan BKAD siap mendukung melalui penyesuaian standar harga satuan, termasuk biaya perjalanan dinas operasional Puskesmas, agar lebih realistis sesuai kondisi geografis,” tegas M. Mukmin.

BKAD juga berkomitmen mempercepat proses revisi anggaran sehingga tenaga kesehatan dapat menjalankan tugas pelayanan secara optimal tanpa harus menggunakan biaya pribadi.

Fokus Percepatan Program Prioritas

Dalam sesi diskusi, seluruh peserta rapat menyepakati pentingnya percepatan revisi Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) sebagai upaya mengoptimalkan pembiayaan berbagai program prioritas, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penanggulangan Tuberkulosis (TB).

Selain itu, penyesuaian biaya transportasi operasional bagi petugas kesehatan di wilayah terpencil juga menjadi perhatian bersama agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh masyarakat.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Tubaba berharap seluruh puskesmas mampu memperkuat tata kelola BLUD, meningkatkan penyerapan anggaran secara optimal, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, efektif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *