Media90.id – Bagi pengguna smartwatch yang rutin berolahraga, istilah fat-burning zone atau zona pembakaran lemak tentu sudah tidak asing lagi. Zona tersebut kerap digunakan sebagai patokan untuk membantu menentukan intensitas latihan agar pembakaran lemak dapat berlangsung lebih optimal.
Kini, OPPO memperkenalkan fitur baru bernama FatMax yang diklaim mampu menghitung zona pembakaran lemak secara lebih akurat dan personal.
Tidak Sekadar Mengandalkan Usia
Berbeda dari metode konvensional yang umumnya menggunakan rumus sederhana berdasarkan usia, FatMax menghitung zona detak jantung ideal secara real-time dengan mempertimbangkan lebih banyak parameter.
Sistem tersebut memperhitungkan tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin, hingga tingkat kebugaran pengguna yang tercatat melalui smartwatch.
Dengan lebih banyak data yang digunakan, hasil perhitungan zona pembakaran lemak diharapkan dapat lebih sesuai dengan kondisi masing-masing pengguna.
Menariknya, algoritma FatMax juga diklaim dapat terus belajar dari aktivitas harian pengguna. Semakin lama smartwatch digunakan, sistem akan mengumpulkan lebih banyak data untuk menyempurnakan perhitungannya.
Dengan demikian, target zona pembakaran lemak tidak lagi sekadar menggunakan angka umum yang diterapkan kepada semua orang. Perhitungannya akan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik tubuh masing-masing pengguna.
Bisa Pantau Lemak yang Terbakar secara Real-Time
Saat berolahraga, pengguna juga dapat melihat estimasi jumlah lemak yang berhasil dibakar secara real-time.
OPPO menyebut fitur tersebut dirancang agar proses pembakaran lemak menjadi lebih mudah dipahami dan terasa lebih nyata bagi pengguna.
Untuk menunjukkan kemampuan FatMax, OPPO bahkan sempat mendemonstrasikan fitur tersebut dalam acara lari bertajuk Burning Party yang digelar di Shenzhen.
Ada Fitur Smart Track untuk Analisis Lari
Selain FatMax, OPPO turut memperkenalkan Smart Track. Teknologi ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Beijing Sport University.
Smart Track dirancang untuk merekam kecepatan dan durasi lari secara otomatis. Setelah sesi olahraga selesai, sistem akan memberikan analisis sekaligus saran latihan berdasarkan aktivitas yang telah dilakukan.
Kehadiran Smart Track diharapkan dapat membantu pengguna memahami performa lari mereka sekaligus menyusun latihan berikutnya secara lebih terarah.
FatMax dan Smart Track dijadwalkan hadir bersamaan dengan peluncuran OPPO Watch S2 pada September mendatang.
Dengan kombinasi pemantauan zona pembakaran lemak yang lebih personal dan analisis aktivitas lari secara otomatis, OPPO tampaknya ingin menjadikan smartwatch generasi barunya bukan sekadar perangkat untuk mencatat aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai pendamping latihan yang lebih adaptif.














