Media90.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan melalui Pos Damkar Tanjung Bintang bergerak cepat membersihkan lingkungan sekolah dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Pembersihan dilakukan dengan memanfaatkan kondisi siswa yang sementara mengikuti kegiatan belajar secara daring dari rumah. Petugas Pos Damkar Tanjung Bintang membersihkan dua sekolah di Kecamatan Tanjung Sari, yakni SDN 1 Mulyosari dan SDN Bangun Sari.
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan Sefri Masdian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah antisipasi sekaligus penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Adapun proses pembersihan dari abu vulkanik ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan lingkungan sekolah aman dan nyaman bagi siswa saat kegiatan belajar mengajar nanti,” kata Sefri Masdian.
Atap Sekolah Disemprot Air
Dalam proses pembersihan, petugas Damkarmat dibantu pihak sekolah menggunakan mobil tangki pemadam untuk menyemprotkan air ke bagian atap sekolah.
Penyemprotan dilakukan terlebih dahulu untuk membersihkan sisa debu dan endapan abu vulkanik yang menempel di bagian atap.
Setelah bagian atap dibersihkan, petugas melanjutkan pembersihan pada area lantai sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan sisa kotoran dan abu agar tidak kembali beterbangan dan berpotensi terhirup oleh siswa.
“Keterlibatan Damkarmat dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan kepada dunia pendidikan, agar tetap berjalan aman di tengah situasi peningkatan aktivitas vulkanik,” ujar Sefri.
Menurutnya, pembersihan lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi potensi paparan abu vulkanik ketika kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara langsung.
Pembersihan Sekolah Dilakukan Bertahap
Dinas Damkarmat Lampung Selatan selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan pembersihan dan memungkinkan penanganan sekolah lain yang terdampak abu vulkanik dilakukan secara bertahap.
Pihak sekolah menyambut baik langkah yang dilakukan Damkarmat Lampung Selatan. Para guru dan wali murid berharap kegiatan pembersihan dapat dilakukan secara rutin selama abu vulkanik masih berpotensi menyebar.
Pembersihan dinilai penting untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan memberikan perlindungan kepada siswa dari potensi dampak abu vulkanik.
Warga Sekolah Diminta Tetap Waspada
Pemkab Lampung Selatan mengimbau masyarakat, khususnya warga sekolah, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik.
Selain itu, warga diimbau mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang, khususnya pemerintah kecamatan dan Pemkab Lampung Selatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat tetap tenang sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.














