Media90.id – Buat kalian yang sudah tidak sabar menantikan iPhone Ultra, ada kabar baik sekaligus kabar kurang menyenangkan. Apple dikabarkan siap memperkenalkan perangkat layar lipat pertamanya dalam acara peluncuran iPhone pada September 2026 mendatang.
Namun, iPhone Ultra disebut tidak akan langsung tersedia di seluruh dunia. Penjualan perdana kabarnya hanya akan dilakukan di Amerika Serikat, sementara sejumlah negara lain baru mendapatkan perangkat tersebut beberapa bulan setelah penjualan dimulai di AS.
Masalah Pasokan iPhone Ultra?
Informasi tersebut datang dari sumber pemasok komponen asal China yang tidak ingin identitasnya diungkap. Kepada Channel News Australia, sumber tersebut menyebut keputusan Apple untuk menunda penjualan di sejumlah pasar terutama berkaitan dengan masalah pasokan dan harga.
Selain persoalan pasokan, sumber tersebut juga mengungkap adanya masalah dalam proses pengujian terhadap sejumlah unit iPhone Ultra yang sudah diproduksi.
Meski begitu, informasi mengenai kendala pengujian tersebut mendapat tanggapan skeptis dari media lain. Mereka memang mendengar adanya persoalan teknis pada hasil produksi iPhone Ultra, tetapi Apple disebut sudah berhasil mengatasi masalah tersebut.
Channel News juga mencoba mengonfirmasi informasi tersebut kepada sejumlah operator dan retailer di Australia. Jawaban yang diterima ternyata relatif sama, yakni iPhone Ultra tidak akan dipasarkan bersamaan dengan iPhone 18 di negara tersebut.
iPhone layar lipat pertama Apple itu kabarnya akan lebih dulu dipasarkan di Amerika Serikat. Setelah itu, penjualan baru diperluas ke sejumlah pasar besar Apple lainnya, termasuk China.
Indonesia Sudah Terbiasa Menunggu
Bagi pecinta produk Apple di Indonesia, kabar tersebut mungkin terdengar kurang menyenangkan. Namun, penundaan seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar asing bagi konsumen Tanah Air.
Apple memang kerap membutuhkan waktu sebelum menghadirkan iPhone terbaru secara resmi di Indonesia. Tidak jarang iPhone generasi terbaru sudah bisa dibeli di sejumlah negara, sementara konsumen Indonesia masih harus menunggu hingga perangkat tersebut masuk secara resmi.
Jika pola serupa terjadi pada iPhone Ultra, konsumen Indonesia kemungkinan juga harus bersabar lebih lama untuk mendapatkannya melalui jalur resmi.
Bedanya, kali ini bukan hanya Indonesia yang disebut harus menunggu. Sejumlah pasar besar Apple di luar AS juga dikabarkan tidak akan mendapatkan iPhone Ultra pada tahap awal penjualan.
Dengan demikian, calon pembeli yang sudah mengincar iPhone Ultra kemungkinan harus menentukan pilihan: menunggu hingga perangkat tersebut resmi masuk ke Indonesia atau mencari opsi pembelian lebih awal dari negara lain.
Kalau kalian sendiri, lebih pilih menunggu iPhone Ultra resmi masuk Indonesia atau beli lebih dulu di negara lain?












