TEKNO

HoverAir Versa Batal Dijual, Kamera Gimbal yang Bisa Berubah Jadi Drone

Luluk RJMP
0
×

HoverAir Versa Batal Dijual, Kamera Gimbal yang Bisa Berubah Jadi Drone

Sebarkan artikel ini
HoverAir Versa Tak Jadi Dijual, Ini Alasan Drone dengan Kamera Gimbal Batal Meluncur
HoverAir Versa Tak Jadi Dijual, Ini Alasan Drone dengan Kamera Gimbal Batal Meluncur

Media90.id – HoverAir Versa hadir dengan konsep yang cukup berbeda dibandingkan kamera gimbal pada umumnya. Perangkat dengan bobot 230 gram ini dapat dipasang ke rangka khusus yang dilengkapi motor dan baling-baling, sehingga kamera bisa terbang layaknya sebuah drone.

Konsep tersebut membuat Versa tidak hanya berfungsi sebagai kamera dengan sistem gimbal, tetapi juga dapat digunakan sebagai perangkat udara ketika dipasangkan dengan aksesori yang tepat.

Ads
close ads

HoverAir Versa dan Flight Kit Jadi Satu Konsep Unik

HoverAir merancang Versa dan Flight Kit sebagai dua perangkat yang terpisah. Versa menjadi perangkat utama yang membawa kamera sekaligus sistem gimbal, sedangkan Flight Kit berfungsi sebagai rangka terbang yang dilengkapi motor dan baling-baling.

Flight Kit mengambil daya serta data telemetri dari kamera melalui konektor pogo pins. Dengan demikian, pengguna dapat mengubah Versa menjadi perangkat yang mampu terbang tanpa harus menggunakan drone konvensional.

Konsep ini ternyata cukup menarik perhatian. Kampanye HoverAir Versa di Indiegogo bahkan berhasil mengumpulkan lebih dari USD230.000.

Untuk harganya, kamera Versa ditawarkan mulai USD449. Sementara itu, paket yang sudah mencakup Flight Kit dibanderol mulai sekitar USD630.

HoverAir Versa Ditarik dari Penjualan di AS

Sayangnya, pemasaran HoverAir Versa di Amerika Serikat akhirnya menghadapi kendala regulasi dari Federal Communications Commission (FCC).

Sertifikasi yang sebelumnya diberikan untuk Versa sebagai sebuah kamera dinyatakan keliru oleh FCC. Perangkat tersebut kemudian dianggap sebagai komponen penting dari unmanned aircraft system (UAS) buatan luar negeri yang masuk dalam aturan larangan baru di Amerika Serikat.

Akibat persoalan tersebut, HoverAir menarik Flight Kit dari penjualan untuk konsumen di AS. Penarikan ini dilakukan hanya tiga hari setelah kampanye Versa dibuka pada 19 Agustus.

Untuk pasar Amerika Serikat, HoverAir kini hanya menawarkan varian PocketOnly dan PocketCombo. Di sisi lain, FCC juga memperketat proses sertifikasi untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

Meski batal dipasarkan bersama Flight Kit di AS, konsep HoverAir Versa tetap menarik perhatian karena menawarkan pendekatan yang berbeda antara kamera gimbal dan drone. Kamera yang dapat dipasangkan dengan rangka bermotor untuk kemudian terbang menjadi sebuah konsep yang cukup unik di pasar.

Semoga saja perangkat ini nantinya tetap bisa hadir di pasar lain, termasuk Indonesia. Dengan konsep tersebut, Versa berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas kamera gimbal sekaligus kemampuan terbang dalam satu ekosistem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *