BERITA

2026, Pemprov Lampung Pacu Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif

75
×

2026, Pemprov Lampung Pacu Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Proyeksikan Akselerasi Pembangunan Ekonomi Inklusif pada 2026
Pemprov Lampung Proyeksikan Akselerasi Pembangunan Ekonomi Inklusif pada 2026

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong percepatan berbagai program pembangunan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Lampung.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, tahun 2026 menjadi fase penting untuk memperkuat dampak program pembangunan yang telah dijalankan sebelumnya. Fokus utama diarahkan pada penguatan desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta percepatan investasi dan industrialisasi daerah.

“Seluruh kebijakan dan program pembangunan diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di desa-desa sebagai basis utama pertumbuhan ekonomi Lampung,” ujar Rahmat Mirzani Djausal pada Acara Kaleidoskop Pembangunan Lampung Tahun 2025 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga:  Seorang Pria Asal Tirta Kencana Ditangkap Warga Setelah Mencuri Motor di Marga Kencana, Kemudian Diserahkan ke Polres Tulang Bawang Barat

Dalam mendorong ekonomi kerakyatan, Pemprov Lampung mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini melibatkan pelaku UMKM, koperasi, serta petani lokal sebagai pemasok utama, sehingga perputaran ekonomi dapat tetap berada di daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Di sektor pertanian, Pemprov Lampung melanjutkan program peningkatan produktivitas melalui perluasan distribusi pupuk organik cair ke ribuan desa. Program ini ditargetkan menjangkau hingga satu juta petani dan satu juta hektare lahan pertanian, guna menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

Selain sektor pertanian, Pemprov Lampung juga melanjutkan kebijakan pendidikan gratis tingkat SMA, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan Program Kelas Migran. Program tersebut diarahkan sebagai solusi penciptaan lapangan kerja sekaligus peningkatan daya saing tenaga kerja Lampung di pasar global.

Baca Juga:  Persaingan Sengit: 120 Calon Kepala Daerah di Lampung Berlomba Dapatkan Rekomendasi dari Partai Demokrat untuk Pilkada 2024

Sementara dari sisi investasi dan infrastruktur, Pemprov Lampung pada tahun 2026 memfokuskan pembangunan kawasan industri dan kawasan ekonomi strategis. Pembangunan tersebut didukung dengan peningkatan konektivitas jalan dan pelabuhan guna menunjang distribusi barang dan mobilitas ekonomi.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat posisi Lampung sebagai daerah tujuan investasi sekaligus mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Seluruh program pembangunan pada 2026 nantinya akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip efisiensi anggaran, kolaborasi lintas sektor, serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Gubernur Lampung optimistis pembangunan Lampung pada tahun 2026 dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *