BERITA

Pemprov Lampung Matangkan Mitigasi Terpadu Hadapi El Nino 2026

Luluk RJMP
62
×

Pemprov Lampung Matangkan Mitigasi Terpadu Hadapi El Nino 2026

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Matangkan Langkah Antisipasi El Nino 2026 Secara Terpadu

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait mitigasi fenomena El Niño tahun 2026, Jumat (10/04/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam merespons potensi kemarau ekstrem yang diperkirakan berdampak luas terhadap sektor pertanian, ekonomi, hingga kehidupan masyarakat.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan fenomena El Nino tahun ini—yang kerap disebut sebagai “El Nino Godzilla”—telah mendapat peringatan serius dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pangan nasional, khususnya di Lampung sebagai salah satu lumbung pangan utama.

Ads
close ads

“Kami telah mendapat warning atau peringatan, di mana fenomena ini akan sangat mempengaruhi produksi pangan. Oleh karena itu, keseriusan kami dalam memitigasi El Nino ini sangat diperlukan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Ia menekankan, Lampung memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga sebagai pemasok utama bagi wilayah lain di Indonesia. Pada tahun sebelumnya, produksi gabah Lampung mencapai 3,2 juta ton atau setara sekitar 1,7 juta ton beras.

“Konsumsi masyarakat Lampung tidak lebih dari 800 ribu ton per tahun. Artinya, ada sekitar 900 ribu ton yang selama ini menyuplai kebutuhan pangan di luar daerah. Ini menunjukkan tanggung jawab kita tidak hanya untuk masyarakat Lampung, tapi juga untuk daerah lain,” jelasnya.

Menurutnya, dampak El Nino tidak hanya berpotensi menurunkan produksi pertanian, tetapi juga bisa menimbulkan efek berantai terhadap sektor ekonomi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan mulai terjadi pada Mei 2026, dengan puncak musim kemarau berlangsung pada Juli hingga September 2026.

“El Nino ini berpotensi menimbulkan kemarau yang sangat ekstrem. Ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi sudah menjadi informasi publik yang harus disikapi dengan langkah nyata. Kabupaten/kota harus mulai mengantisipasi risiko kekeringan dari sekarang,” ujar Jihan.

Dampak El Nino diprediksi meluas ke berbagai sektor, mulai dari pertanian, hortikultura, perkebunan, hingga permukiman yang berpotensi mengalami krisis air bersih. Selain itu, kondisi cuaca kering juga berisiko meningkatkan kasus gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

Dalam upaya mitigasi, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis lintas sektor. Di bidang pertanian, dilakukan percepatan tanam pada April hingga Juni 2026, penggunaan varietas tahan kekeringan, pompanisasi, serta optimalisasi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Di sektor sumber daya air, langkah yang disiapkan meliputi revitalisasi embung dan sumur bor, distribusi air bersih, serta penyediaan irigasi darurat dengan melibatkan berbagai instansi seperti Dinas PSDA, PUPR, PDAM, hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Selain itu, pemerintah daerah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya pada periode Mei hingga Oktober 2026. Upaya yang dilakukan antara lain pembentukan atau pengaktifan kembali satuan tugas (satgas), patroli hotspot, serta penegakan larangan pembakaran lahan.

Di sektor kesehatan, koordinasi antara Dinas Kesehatan dan rumah sakit diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA, sekaligus memastikan ketersediaan air bersih dan sistem surveilans penyakit berjalan optimal.

Dari sisi perencanaan dan koordinasi, Bappeda dan BPBD juga diminta rutin menggelar rapat lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memantau indikator perkembangan serta menetapkan status darurat jika diperlukan.

Inflasi Lampung Tetap Stabil Pemprov Perketat Pengawasan Harga Pangan
BERITA

Media90 – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung guna mengevaluasi pelaksanaan langkah konkret pengendalian inflasi, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi di Lampung patut disyukuri. Berdasarkan data statistik terbaru, inflasi Lampung tercatat sebagai salah satu yang terendah secara nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terlena dengan capaian tersebut. Ads close ads Menurutnya, arahan Gubernur Lampung menekankan bahwa angka inflasi yang baik harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau. Marindo menegaskan bahwa pengendalian…

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar. Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah. Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah,…

Gubernur Mirza Sukses Hadirkan PSEL di Lampung untuk Olah Sampah Jadi Listrik
BERITA

Media90 – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya resmi dipercepat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, tiga pemerintah daerah aglomerasi, dan Danantara Indonesia, pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Kesepakatan tersebut dilakukan dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan darurat sampah yang selama ini membebani wilayah Lampung Raya. Ads close ads Sampah Jadi Energi: Lompatan Besar Lampung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa proyek PSEL bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi sebuah transformasi menuju energi bersih. “Ini…

DPRD Bandar Lampung Dukung Penuh Dana Kementerian PUPR Penanganan Banjir
BERITA

Media90 – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyambut positif dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung. Dukungan anggaran tersebut dipandang sebagai langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah kota. Ads close ads Dorong Penanganan Banjir yang Terpadu Agus menjelaskan bahwa sejak awal Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah kota. Menurutnya,…