BERITA

Dorong Keberlanjutan Pesisir Lewat Program TJSL, PLN Lampung Tanam 33 Ribu Bibit Mangrove di Pesawaran

4
×

Dorong Keberlanjutan Pesisir Lewat Program TJSL, PLN Lampung Tanam 33 Ribu Bibit Mangrove di Pesawaran

Sebarkan artikel ini
PLN Lampung Tanam 33 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Pesawaran Dukung Keberlanjutan Pesisir
PLN Lampung Tanam 33 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Pesawaran Dukung Keberlanjutan Pesisir

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus mendorong keberlanjutan lingkungan pesisir melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melaksanakan penanaman 33.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret PLN dalam menjaga ekosistem laut sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Penanaman mangrove yang berlangsung di Marines Eco Park Pesawaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara pegawai PLN UID Lampung, personel Brigif 4 Marinir, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi langsung dalam proses penanaman.

Sinergi lintas pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan wilayah pesisir dari ancaman abrasi, erosi, serta dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Dari unsur masyarakat, kegiatan ini turut dihadiri oleh aparatur Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, serta tokoh masyarakat setempat. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program pelestarian lingkungan pesisir.

Baca Juga:  Kegiatan IIB Darmajaya: 346 Mahasiswa Beraksi dengan Praktik Kerja Pengabdian Masyarakat di Pesawaran

Manajer Komunikasi PLN UID Lampung, Darma Saputra, mengatakan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bentuk investasi lingkungan jangka panjang yang memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial bagi masyarakat pesisir.

“Penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem laut, tetapi juga memperkuat ketahanan pesisir dari abrasi dan banjir rob melalui kolaborasi bersama TNI, pegawai PLN, dan masyarakat,” ujar Darma Saputra, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14, yakni tentang ekosistem lautan, yang menekankan pentingnya perlindungan dan pengelolaan wilayah pesisir dan laut secara berkelanjutan.

“Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ekosistem pesisir, melindungi habitat biota laut, serta menjadi penyangga alami dari degradasi lingkungan,” tambah Darma Saputra.

Baca Juga:  Partai Nasdem Rekomendasikan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin untuk Kembali Bertarung di Pilkada Lampung Barat 2024

Kegiatan ini juga diikuti secara aktif oleh Srikandi PLN UID Lampung, sebagai wujud penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap program TJSL yang dijalankan PLN. Melalui keterlibatan tersebut, PLN menegaskan komitmennya dalam mendorong partisipasi perempuan dalam aksi pelestarian lingkungan.

Sejalan dengan visi transisi energi, mangrove dipandang sebagai root of energy for sustainability, yang menjadi akar penopang keseimbangan ekosistem. Melalui penanaman 33.000 bibit mangrove ini, PLN UID Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan energi yang andal, ramah lingkungan, serta berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *