Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Mahasabha (Kongres Nasional) XIV KMHDI yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Rabu (1/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Mirza menegaskan komitmennya untuk mendorong peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
Mahasabha Jadi Momentum Strategis
Menurut Rahmat Mirzani Djausal, Mahasabha KMHDI merupakan momentum penting dalam menentukan arah organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.
“Di forum inilah, ide-ide terbaik diuji, perbedaan pendapat disatukan menjadi kekuatan, dan arah organisasi ditentukan. Saya yakin, semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan organisasi semakin kuat ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberanian mahasiswa dalam menyampaikan gagasan, terutama di tengah dinamika zaman yang serba cepat dan penuh tantangan informasi.
Peran Mahasiswa dalam Pembangunan
Gubernur Mirza menilai bahwa pertumbuhan ekonomi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini penting untuk mendorong lahirnya inovasi di berbagai sektor strategis, seperti:
- Pangan
- UMKM
- Pariwisata
Menurutnya, pembangunan Lampung ke depan sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
“KMHDI punya jaringan, semangat, dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga harus dimaksimalkan agar programnya benar-benar berdampak,” tegasnya.
Keberagaman sebagai Kekuatan
Selain itu, Rahmat Mirzani Djausal juga menyoroti keberagaman masyarakat Lampung sebagai kekuatan utama yang harus terus dijaga.
Ia menyebut Lampung sebagai daerah yang tidak hanya toleran, tetapi juga harmonis, dengan berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan.
Komitmen KMHDI Dukung Pembangunan
Sementara itu, Ketua Umum KMHDI, I Wayan Darmawan, menegaskan bahwa peran mahasiswa saat ini tidak lagi terbatas pada gerakan kritis, tetapi harus bertransformasi menjadi kekuatan produktif yang terlibat langsung dalam pembangunan.
Ia menilai keberhasilan pembangunan di Lampung tidak terlepas dari etos kerja masyarakat, khususnya umat Hindu yang banyak berperan di sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Sejalan dengan fokus Pemprov Lampung, KMHDI juga berkomitmen untuk mendorong kemandirian pangan serta penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Menurut Darmawan, kesejahteraan harus dibangun dari akar rumput, terutama melalui sektor pertanian dan koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat.














