Media90 – Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung bergerak cepat membenahi infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat arus mudik.
Fokus utama pembenahan PJU kali ini adalah wilayah yang minim pencahayaan serta titik-titik yang rawan kriminalitas. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan keamanan di jalan raya, terutama pada malam hari.
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengungkapkan bahwa program ini merupakan tindak lanjut setelah kewenangan pengelolaan PJU kembali berada di bawah Dishub. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemetaan secara intensif guna menentukan skala prioritas perbaikan.
“Prioritas kami adalah lokasi yang rawan dan masih gelap. Sesuai arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, Bandar Lampung harus terang agar masyarakat merasa aman dan nyaman, apalagi menjelang arus mudik nanti,” ujar Socrat, Jumat (27/02/2026).
Socrat menjelaskan, Dishub saat ini tengah mengidentifikasi kawasan yang masuk kategori blind spot atau titik buta penerangan. Wilayah tersebut umumnya memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi, namun fasilitas lampu jalannya masih belum memadai.
Untuk memastikan akurasi data, Dishub menggabungkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan hasil patroli lapangan yang dilakukan secara rutin. Pendekatan ini dilakukan agar penanganan dapat tepat sasaran.
“Kami menggabungkan data internal dengan hasil survei di lapangan. Mana yang perlu penambahan lampu baru, mana yang cukup perbaikan, semua dipetakan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Dishub juga akan menggelar rapat koordinasi bersama DPRD Kota Bandar Lampung guna membahas teknis pelaksanaan program tersebut agar dapat segera direalisasikan di lapangan.
Selain mengandalkan tim patroli, Socrat juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menjaga penerangan lingkungan. Warga yang menemukan lampu jalan mati atau wilayah yang masih minim penerangan diminta segera melapor melalui pamong setempat.
“Kami tidak hanya menunggu laporan, tim tetap turun ke lapangan. Namun, kami berharap masyarakat juga aktif melapor melalui RT atau kelurahan jika ada wilayah padat penduduk atau pusat keramaian yang masih gelap,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kondisi jalan menjadi lebih terang, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat, terutama selama periode mudik Lebaran.














