Media90 – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) secara resmi menerbitkan surat keputusan (SK) terkait perpanjangan masa bakti Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Lampung. Keputusan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan program kerja yang tengah berjalan dapat diselesaikan dengan baik.
Perpanjangan tersebut tertuang dalam SK Nomor: 05/SK-PROV/PB-PERCASI/VII/2026. Dalam keputusan itu disebutkan bahwa masa kepengurusan Pengprov Percasi Lampung di bawah kepemimpinan Yanuar Irawan diperpanjang hingga Desember 2026.
Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto. Perpanjangan masa bakti tersebut diambil sebagai upaya menjaga kesinambungan organisasi serta memastikan program kerja yang telah direncanakan tetap berjalan optimal.
Sekretaris Umum Percasi Lampung, Edwin Subiantoro, membenarkan adanya perpanjangan masa jabatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keputusan PB Percasi dilandasi sejumlah pertimbangan penting, terutama terkait penyelesaian agenda organisasi.
Menurut Edwin, saat ini Pengprov Percasi Lampung masih fokus menyelesaikan program kerja serta mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov). Oleh karena itu, perpanjangan masa bakti dinilai menjadi solusi agar seluruh agenda dapat berjalan dengan tertib.
“Perpanjangan ini diberikan untuk menjamin tertib administrasi dan kepastian hukum organisasi, mengingat masa bakti sebelumnya berakhir pada Januari 2026,” ujar Edwin.
PB Percasi juga menegaskan bahwa perpanjangan ini merupakan kesempatan terakhir yang diberikan kepada pengurus saat ini. Hal ini dimaksudkan agar seluruh amanah Musprov 2022 dapat diselesaikan secara tuntas.
Dalam poin keputusan keempat, disebutkan bahwa masa bakti kepengurusan berakhir pada Desember 2026 dan tidak dapat diperpanjang kembali. Dengan demikian, seluruh pengurus diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk menyelesaikan program kerja secara maksimal.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Percasi Lampung, Yanuar Irawan, mengajak seluruh jajaran untuk tetap menjaga soliditas dan kekompakan organisasi.
“Saya mengajak semua, terutama Percasi kabupaten/kota di Lampung, untuk menjaga soliditas dan kekompakan, demi kelancaran menjalankan program dan kegiatan organisasi,” ungkap Yanuar.
Ia menegaskan bahwa Percasi merupakan cabang olahraga prestasi yang membutuhkan kesinambungan program pembinaan. Oleh karena itu, semua pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam memajukan prestasi catur di Lampung.
“Saya tidak berupaya mempertahankan jabatan, tetapi yang terpenting adalah memastikan keberlanjutan program. Ini olahraga prestasi, jadi siapa pun boleh menjadi Ketua Percasi, asalkan memiliki komitmen untuk memajukan catur Lampung,” pungkasnya.














