BERITA

Pemprov Lampung Mulai Perbaiki Jalan Gedong Aji – Umbul Mesir Setelah 30 Tahun, Anggaran Rp135 Miliar Digelontorkan

Luluk RJMP
10
×

Pemprov Lampung Mulai Perbaiki Jalan Gedong Aji – Umbul Mesir Setelah 30 Tahun, Anggaran Rp135 Miliar Digelontorkan

Sebarkan artikel ini
Setelah 30 Tahun, Pemprov Lampung Gelontorkan Rp135 M untuk Perbaikan Jalan di Tulang Bawang
Setelah 30 Tahun, Pemprov Lampung Gelontorkan Rp135 M untuk Perbaikan Jalan di Tulang Bawang

Media90 – Kebahagiaan menyelimuti warga Tulang Bawang saat pembangunan Jalan Provinsi Ruas Gedong Aji – Umbul Mesir resmi dimulai, setelah 30 tahun menanti. Akses utama yang selama ini rusak parah akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Groundbreaking proyek ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, pada Senin (6/4/2026), dihadiri oleh kepala desa dan masyarakat setempat yang antusias menyambut hadirnya proyek tersebut.

Ads
close ads

Selama tiga dekade terakhir, kondisi jalan ini menjadi keluhan utama warga. Tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, mengalokasikan anggaran Rp135 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer dengan konstruksi rigid beton.

Baca Juga:  Pendapatan Petani Melonjak, Gubernur Lampung Perkuat Program Desa Sejahtera

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan, proyek ini harus dilaksanakan dengan kualitas terbaik dan tepat waktu. “Selama 30 tahun, jalan ini ada, semoga dengan terbangunnya jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan perekonomian meningkat,” ujarnya.

Meskipun Pemprov Lampung menghadapi tantangan fiskal, pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. “Kami bersama Gubernur Lampung menghadapi berbagai tantangan fiskal, termasuk efisiensi anggaran. Namun pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang alhamdulillah dapat terlaksana,” tambah Jihan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jalan yang dibangun, menekankan bahwa kualitas jalan bergantung pada perawatan dan penggunaan setelah konstruksi selesai. Meski kontrak pekerjaan ditargetkan rampung Desember 2026, Pemprov mendorong percepatan penyelesaian sesuai instruksi Gubernur Lampung.

Baca Juga:  Stan Dinas Kehutanan Lampung: Swafoto di Tengah Kehijauan Primadona Pekan Raya Lampung

Jihan menyoroti beberapa faktor penyebab kerusakan jalan, seperti buruknya sistem drainase, kualitas pekerjaan sebelumnya yang tidak standar, serta aktivitas truk ODOL (Over Dimension Over Load). Ia meminta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, UPTD, dan pelaksana pekerjaan untuk menjaga mutu pekerjaan dan memenuhi seluruh spesifikasi teknis.

Pembangunan Infrastruktur Vital

Proyek pembangunan Jalan Gedong Aji – Umbul Mesir dialokasikan Rp135 miliar untuk konstruksi rigid beton. Jalan ini menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian dan perkebunan seperti sawit, padi, dan karet. Selama puluhan tahun, jalan mengalami kerusakan berat dan belum tersentuh pembangunan signifikan.

Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan, total panjang ruas jalan mencapai 31,5 kilometer, dengan 22,7 kilometer berada dalam kondisi rusak berat. Penanganan difokuskan pada ruas parah sepanjang 13 kilometer yang membahayakan pengguna jalan dan memperlancar distribusi hasil pertanian.

Baca Juga:  Prestasi Membara: Kunjungan Prabowo di Lampung Membakar Semangat, Tim Kampanye Prabowo - Gibran Lampung Semakin Mantap Menuju Target 70 Persen Dukungan

“Tahun 2026 ini, kami tangani 13 kilometer dengan lebar 8 meter melalui dua paket pekerjaan dengan total anggaran Rp135 miliar. InsyaAllah sisanya akan kami selesaikan tahun depan,” jelas Taufiqullah.

Ruas jalan ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, mengingat Tulang Bawang menjadi salah satu lumbung pangan di Lampung. Dengan perbaikan jalan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian dapat meningkat signifikan, memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan