BERITA

Persiapan PON 2032, Pemprov Lampung Percepat Penyelesaian Lahan Lampung Sport Center

Luluk RJMP
101
×

Persiapan PON 2032, Pemprov Lampung Percepat Penyelesaian Lahan Lampung Sport Center

Sebarkan artikel ini
Jelang PON 2032, Marindo Kurniawan Desak Penyelesaian Status Lahan Lampung Sport Center dari PT Perkebunan Nusantara
Jelang PON 2032, Marindo Kurniawan Desak Penyelesaian Status Lahan Lampung Sport Center dari PT Perkebunan Nusantara

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama PTPN I Regional VII dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung terus berkoordinasi dalam mempercepat penyediaan lahan untuk pembangunan Lampung Sport Center.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Banten.

Ads
close ads

Rapat Percepatan Digelar

Upaya percepatan tersebut dibahas dalam Rapat Percepatan Pembangunan Lampung Sport Center yang digelar di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/4/2026).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, yang menekankan pentingnya akselerasi pembangunan guna memenuhi target penyelenggaraan PON.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Pimpin Upacara HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional, Tekankan Pentingnya Sentralisasi Tata Kelola Guru

Sinergi untuk Percepat Pembangunan

Menurut Marindo Kurniawan, proses penyediaan lahan saat ini terus berjalan dengan dukungan dari PTPN I Regional VII maupun Kementerian ATR/BPN.

Ia menilai sinergi antar pihak menjadi kunci utama agar tahapan pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Ini menjadi energi positif bagi semuanya, untuk mempercepat pembangunan Lampung Sport Center. Oleh karena itu, proses untuk kebutuhan lahan sebagai lokasi pelaksanaan PON segera dituntaskan,” ujar Marindo.

Lahan 170 Hektare di Kotabaru

Lampung Sport Center direncanakan dibangun di atas lahan seluas 170 hektare yang berlokasi di dekat Exit Tol Kotabaru, Lampung.

Lahan tersebut merupakan aset milik PTPN I Regional VII, sehingga Pemprov Lampung mengajukan permohonan pelepasan aset melalui mekanisme pengadaan tanah dengan skema ganti rugi.

Marindo menegaskan bahwa percepatan penyelesaian status lahan akan dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

“Pembangunan Lampung Sport Center akan dibantu oleh pemerintah pusat. Untuk itu kami mendorong agar status lahan ini bisa segera clear and clean. Semua harus semangat, karena Lampung menghadapi lompatan besar sebagai tuan rumah PON,” tegasnya.

Harapan Sukses Tuan Rumah PON

Sebagai tuan rumah PON 2032, Lampung dituntut untuk menyiapkan infrastruktur olahraga yang memadai.

Marindo Kurniawan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dan berkolaborasi demi menyukseskan ajang olahraga nasional tersebut.

Pembangunan Lampung Sport Center diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan fasilitas olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan