Media90 – Menjelang arus mudik dan arus balik Ramadan serta Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melakukan inspeksi langsung untuk memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta keandalan sistem kelistrikan di sejumlah titik strategis. Pemeriksaan difokuskan di sepanjang ruas jalan tol yang menjadi jalur utama pemudik di wilayah Lampung.
Inspeksi tersebut dilakukan di beberapa rest area dan lokasi SPKLU yang berada di Jalan Tol Trans Sumatera. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh infrastruktur pendukung kendaraan listrik siap melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, terutama pengguna kendaraan listrik yang melintasi Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas kendaraan listrik, PLN UID Lampung telah menyiapkan sebanyak 67 unit SPKLU yang tersebar di 40 lokasi di seluruh wilayah Lampung.
Selain itu, PLN juga menyiapkan tiga unit SPKLU Emergency yang disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat, apabila pengguna kendaraan listrik membutuhkan pengisian daya di luar titik SPKLU yang tersedia.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur SPKLU seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Hal ini terlihat dari lonjakan signifikan transaksi pengisian kendaraan listrik di wilayah Lampung dalam dua tahun terakhir.
Pada tahun 2024 tercatat 3.360 transaksi pengisian di SPKLU dengan konsumsi energi mencapai 58.672 kWh. Angka tersebut meningkat signifikan pada tahun 2025 menjadi 15.659 transaksi dengan total konsumsi energi sebesar 358.303 kWh.
Peningkatan ini menjadi indikator berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Lampung, khususnya saat periode mudik Lebaran.
“Peningkatan transaksi SPKLU yang cukup signifikan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh. Karena itu, kami memastikan kesiapan SPKLU di sepanjang jalur tol serta keandalan pasokan listrik agar pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idulfitri,” kata Rizky Mochamad.
Selain melakukan pengecekan kesiapan SPKLU, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan yang menyuplai fasilitas pengisian kendaraan listrik. Hal tersebut meliputi kesiapan jaringan distribusi, peralatan pendukung, serta kesiapan petugas di lapangan.
Sebagai bagian dari masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PLN UID Lampung juga menyiapkan posko siaga kelistrikan dengan personel yang bersiaga selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama periode mudik Lebaran.














