BERITA

PLN UID Lampung Perkuat Layanan dan Dorong Energi Bersih Lewat RJP 2025–2029

Luluk RJMP
15
×

PLN UID Lampung Perkuat Layanan dan Dorong Energi Bersih Lewat RJP 2025–2029

Sebarkan artikel ini
RJP 2025–2029 PLN Lampung Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Transisi Energi Bersih

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan sekaligus mendorong percepatan energi bersih melalui penyusunan Rencana Jangka Panjang (RJP) 2025–2029.

Rencana ini menjadi arah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan listrik yang terus berkembang, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung.

Ads
close ads

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa RJP 2025–2029 dirancang adaptif terhadap dinamika sektor kelistrikan serta potensi pertumbuhan di daerah.

“Kami fokus pada peningkatan keandalan sistem, penguatan layanan berbasis digital, serta pengembangan energi yang lebih ramah lingkungan agar dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat,” ujar Rizky.

Dari sisi pertumbuhan bisnis, PLN UID Lampung menargetkan peningkatan penjualan energi listrik dari 6.225 GWh pada 2024 menjadi 7.296 GWh pada 2029. Target tersebut didukung melalui optimalisasi infrastruktur distribusi serta pemanfaatan pemetaan pelanggan berbasis spasial menggunakan aplikasi ArcGIS dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), sehingga strategi pemasaran dan pelayanan menjadi lebih tepat sasaran.

Dalam mendukung transisi energi bersih, PLN UID Lampung juga akan memperluas infrastruktur kendaraan listrik dengan menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dari 58 titik menjadi 315 titik.

Selain itu, pemanfaatan energi baru terbarukan terus diperkuat melalui penjualan Renewable Energy Certificate (REC). Upaya digitalisasi layanan juga ditingkatkan dengan target pengguna aplikasi PLN Mobile yang naik dari sekitar 805 ribu menjadi 887 ribu pengguna.

Pada aspek keandalan, PLN UID Lampung menargetkan kinerja sistem tetap optimal dengan indikator SAIDI sebesar 234,74 menit per pelanggan per tahun, sekaligus meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.

Penguatan fondasi organisasi juga menjadi prioritas melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, modernisasi teknologi informasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GRC). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh strategi berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan strategi yang terintegrasi, PLN UID Lampung optimistis mampu menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, modern, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat peran listrik sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Lampung.

Tinggalkan Balasan