BERITA

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Kembali Capai Swasembada Pangan

3
×

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Kembali Capai Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Setahun Pemerintahan Prabowo: Ketahanan Nasional Menguat Lewat Swasembada Pangan
Setahun Pemerintahan Prabowo: Ketahanan Nasional Menguat Lewat Swasembada Pangan

Media90 – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia kembali mencapai swasembada pangan. Capaian strategis tersebut dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan arah kebijakan ketahanan pangan pemerintah sekaligus menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju kedaulatan pangan nasional.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa swasembada beras yang berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu satu tahun merupakan keberhasilan luar biasa, terutama karena target awal pemerintah sebelumnya dipatok dalam jangka empat tahun.

Menurut Presiden, swasembada beras tidak hanya berkaitan dengan aspek peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut kedaulatan, kehormatan, dan harga diri bangsa.

“Hari ini kita telah mencatat suatu kemenangan yang penting. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangannya tergantung bangsa lain,” ujarnya.

Presiden menambahkan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi utama ketahanan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari dalam negeri tanpa ketergantungan pada impor.

Dampak pada Kebijakan Impor dan Cadangan Beras Nasional

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut menegaskan pencapaian tersebut sebagai momentum penting bagi sektor pangan nasional. Ia menyebut bahwa panen raya di Karawang menjadi simbol keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo.

“Kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras,” ujar Prasetyo Hadi di Hambalang, Jawa Barat.

Prasetyo menjelaskan, keberhasilan ini berpengaruh langsung terhadap kebijakan impor. Saat ini, Indonesia tidak lagi melakukan impor beras, sementara cadangan beras nasional berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah.

“Harapan kita itu bisa kita pertahankan, bisa kita tingkatkan. Kita tidak boleh puas meskipun ini adalah pertama kalinya terbesar dalam sejarah kita memiliki cadangan beras di Bulog di tangan pemerintah,” katanya.

Target Swasembada Pangan Lainnya

Presiden Prabowo juga mendorong agar keberhasilan swasembada beras menjadi pendorong percepatan swasembada komoditas pangan lainnya seperti jagung, bawang, ikan, dan telur. Menurutnya, kemandirian pangan yang lebih luas akan memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha sektor pangan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa per 31 Desember 2025 Indonesia resmi swasembada beras dengan cadangan mencapai lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Capaian ini bahkan melampaui rekor cadangan nasional pada era pemerintahan Presiden Soeharto.

Fondasi Menuju Ketahanan Nasional

Dengan tercapainya swasembada beras, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi ketahanan pangan. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pondasi kuat bagi kemandirian pangan dan energi, sekaligus memperkuat optimisme publik bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Baca Juga:  Operasi Tahun Baru 2024: Polres Metro Amankan 25 Motor dari Aksi Balap Liar di Taman Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *