TEKNO

Baterai Kalsium vs Lithium: Teknologi Baru yang Lebih Aman dan Tahan Lama untuk Gawai Masa Depan

123
×

Baterai Kalsium vs Lithium: Teknologi Baru yang Lebih Aman dan Tahan Lama untuk Gawai Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Lithium vs Kalsium: Teknologi Baterai Mana yang Lebih Aman untuk HP dan Gadget?
Lithium vs Kalsium: Teknologi Baterai Mana yang Lebih Aman untuk HP dan Gadget?

Media90 – Selama puluhan tahun, industri teknologi global sangat bergantung pada baterai lithium-ion sebagai sumber daya utama berbagai perangkat elektronik. Mulai dari smartphone hingga laptop, teknologi ini menjadi standar utama. Namun, di balik efisiensinya, lithium mulai menunjukkan keterbatasan, baik dari sisi kapasitas, ketersediaan bahan baku, hingga isu keamanan.

Di tengah tantangan tersebut, baterai ion kalsium muncul sebagai kandidat kuat yang berpotensi mengubah masa depan penyimpanan energi pada gawai modern.

Ads
close ads

Kalsium: Lebih dari Sekadar Mineral Kesehatan

Selama ini kalsium lebih dikenal sebagai mineral penting untuk kesehatan tulang. Namun dalam dunia teknologi, kalsium kini dipandang sebagai elemen potensial untuk baterai generasi baru.

Secara teori, ion kalsium memiliki kemampuan membawa muatan listrik yang lebih besar dibandingkan lithium dalam volume yang sama. Hal ini membuka peluang hadirnya baterai dengan ukuran yang sama seperti saat ini, tetapi dengan daya tahan dua hingga tiga kali lebih lama.

Keamanan Lebih Tinggi Dibanding Lithium

Salah satu keunggulan paling menonjol dari baterai kalsium adalah faktor keamanan. Baterai lithium dikenal cukup sensitif terhadap panas dan kerusakan fisik, yang dalam kondisi ekstrem dapat menyebabkan kebakaran.

Sebaliknya, kalsium memiliki stabilitas termal yang jauh lebih tinggi, dengan titik leleh sekitar 842 derajat Celsius. Karakteristik ini membuat baterai kalsium jauh lebih tahan terhadap risiko overheating, sehingga lebih aman digunakan pada perangkat sehari-hari.

Material Melimpah dan Potensi Harga Lebih Murah

Dari sisi sumber daya, kalsium memiliki keunggulan besar dibandingkan lithium. Jika lithium tergolong material terbatas dan terkonsentrasi di beberapa wilayah tertentu, kalsium justru merupakan salah satu mineral paling melimpah di kerak bumi.

Ketersediaan yang tinggi ini berpotensi menurunkan biaya produksi secara signifikan. Jika nantinya diproduksi massal, harga perangkat elektronik maupun penggantian baterai diprediksi akan menjadi lebih terjangkau dibandingkan saat ini.

Tantangan Teknologi yang Masih Harus Diatasi

Meski menjanjikan, baterai kalsium masih menghadapi sejumlah tantangan teknis. Salah satu hambatan utama adalah ukuran ion kalsium yang lebih besar dibandingkan lithium, sehingga pergerakannya di dalam elektrolit menjadi lebih lambat.

Hal ini berdampak pada kecepatan pengisian daya yang saat ini belum bisa menyaingi teknologi fast charging berbasis lithium-ion. Selain itu, para peneliti juga masih berupaya meningkatkan stabilitas siklus pengisian agar baterai tidak cepat mengalami penurunan kapasitas.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan kemajuan signifikan, dengan beberapa prototipe yang sudah mampu bertahan hingga 1.000 siklus pengisian.

Dampak Besar bagi Pengguna Gawai

Jika teknologi ini berhasil dikomersialisasikan, dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari akan sangat besar. Pengguna tidak lagi perlu sering mengisi daya perangkat mereka.

Smartwatch, misalnya, bisa bertahan hingga beberapa hari atau bahkan satu minggu penuh tanpa pengisian ulang. Smartphone pun berpotensi memiliki daya tahan baterai jauh lebih lama tanpa perlu power bank dalam aktivitas harian.

Menuju Era Baru Energi Gawai

Baterai kalsium diprediksi mulai memasuki tahap komersialisasi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, seiring dengan berkembangnya riset dan kesiapan industri.

Jika semua tantangan teknis berhasil diatasi, teknologi ini berpotensi menggantikan dominasi lithium-ion dan membawa industri perangkat elektronik ke era baru yang lebih aman, hemat biaya, dan tahan lama.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…