BERITA

Saat Gubernur Berpidato, Anggota DPRD Kedapatan Tertidur di Paripurna HUT ke-344 Bandar Lampung

Luluk RJMP
12
×

Saat Gubernur Berpidato, Anggota DPRD Kedapatan Tertidur di Paripurna HUT ke-344 Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Rapat Paripurna HUT ke-344 Bandar Lampung Jadi Sorotan, Anggota DPRD Tertidur Saat Pidato Gubernur
Rapat Paripurna HUT ke-344 Bandar Lampung Jadi Sorotan, Anggota DPRD Tertidur Saat Pidato Gubernur

Media90.id – Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026, menyisakan sejumlah catatan yang menjadi perhatian publik.

Momentum perayaan hari jadi ibu kota Provinsi Lampung tersebut semestinya menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen pembangunan daerah. Namun, suasana rapat paripurna justru diwarnai sejumlah pemandangan yang menuai sorotan, mulai dari anggota dewan yang tertidur hingga sejumlah kursi legislatif yang tampak kosong selama acara berlangsung.

Ads
close ads

Rapat yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Bandar Lampung itu merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Kota Bandar Lampung.

Kehadiran Gubernur Lampung dalam rapat paripurna kali ini menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam peringatan HUT Kota Bandar Lampung, gubernur hadir secara langsung dan memberikan sambutan di hadapan peserta sidang.

Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan sekaligus komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung guna mempercepat pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan refleksi perjalanan pembangunan Kota Bandar Lampung serta harapan terhadap kemajuan daerah di masa mendatang. Mayoritas peserta rapat terlihat mengikuti jalannya acara dengan khidmat.

Namun, di tengah berlangsungnya pidato gubernur, perhatian sejumlah peserta sempat tertuju kepada salah seorang anggota DPRD yang terlihat tertidur di kursinya. Anggota DPRD tersebut diketahui merupakan Indra Feriza dari Fraksi Golkar.

Momen tersebut terjadi saat gubernur masih menyampaikan sambutan di hadapan peserta rapat paripurna. Kondisi itu pun menjadi sorotan karena berlangsung dalam agenda resmi yang memiliki nilai simbolis tinggi bagi perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kota Bandar Lampung.

Tak hanya itu, rendahnya tingkat kehadiran sejumlah anggota legislatif juga menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya tujuh kursi anggota DPRD tampak kosong sejak acara dimulai hingga berakhir.

Padahal, DPRD Kota Bandar Lampung memiliki total 50 anggota yang secara kelembagaan menjadi representasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan di Kota Tapis Berseri.

Kosongnya sejumlah kursi dalam agenda penting tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tingkat kedisiplinan dan komitmen sebagian anggota dewan dalam menghadiri kegiatan resmi daerah. Terlebih, rapat paripurna peringatan HUT Kota Bandar Lampung bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum evaluasi terhadap capaian pembangunan sekaligus refleksi atas berbagai tantangan yang masih harus diselesaikan ke depan.

Peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung tahun ini sejatinya menjadi kesempatan bagi seluruh unsur pemerintahan untuk menunjukkan komitmen bersama dalam membangun daerah. Dengan mengusung semangat pembangunan dan penguatan kolaborasi antarlembaga, peringatan hari jadi kota diharapkan mampu memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

Di sisi lain, kehadiran langsung Gubernur Lampung dalam forum tersebut juga membawa pesan penting mengenai perlunya harmonisasi hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Dukungan lintas pemerintahan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bandar Lampung.

Tinggalkan Balasan