BERITA

Tata Kelola Program Magang Nasional 2026 Diperkuat untuk Siapkan SDM Unggul

2
×

Tata Kelola Program Magang Nasional 2026 Diperkuat untuk Siapkan SDM Unggul

Sebarkan artikel ini
Program Magang Nasional 2026 Diperkuat untuk Persiapkan SDM Unggul
Program Magang Nasional 2026 Diperkuat untuk Persiapkan SDM Unggul

Media90 – Pemerintah terus memperkuat tata kelola Program Magang Nasional sebagai kebijakan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing. Pada 2026, pemerintah menargetkan perluasan cakupan program dengan kuota 100 ribu lulusan baru, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang.

Program Magang Nasional menjadi solusi konkret untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Melalui pengalaman kerja langsung, peserta memperoleh peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis, serta pemahaman budaya kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Pemerintah juga memastikan peserta mendapatkan perlindungan sosial dan uang saku layak, sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda pencari kerja.

Penguatan tata kelola menjadi fokus utama agar program berjalan lebih terukur, transparan, dan berdampak jangka panjang. Perbaikan sistem seleksi, perluasan kemitraan dengan sektor swasta, BUMN, serta kementerian dan lembaga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem pemagangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Peringati Hari Guru Nasional, SMKN Rawajitu Timur Gelar Baksos Pembagian Sembako untuk Warga

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa Program Magang Nasional merupakan investasi strategis dalam pembangunan manusia Indonesia. “Peningkatan kuota dan kualitas pelaksanaan menjadi langkah penting agar lebih banyak lulusan baru mendapatkan kesempatan memasuki dunia kerja dengan bekal pengalaman memadai,” ujarnya.

Teddy menambahkan bahwa program ini tidak sekadar sebagai ajang belajar kerja, tetapi juga sebagai sarana membangun koneksi antara talenta muda dan dunia industri. “Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan lulusan baru memiliki pengalaman kerja relevan sehingga lebih siap bersaing dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Teddy.

Senada, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa keberlanjutan Program Magang Nasional mencerminkan komitmen pemerintah dalam mencetak tenaga kerja kompeten dan adaptif. Ia menilai program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat fondasi ketenagakerjaan nasional di tengah dinamika global.

Baca Juga:  Banjir Rob Terjang Bumi Dipasena Agung, Warga Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

“Program pemagangan nasional ini merupakan instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan kompetitif untuk jangka panjang,” ujar Yassierli.

Lebih lanjut, pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan industri agar peserta memperoleh pengalaman sesuai kebutuhan riil pasar kerja. “Kami ingin pemagangan ini memberikan nilai tambah, baik bagi peserta maupun bagi perusahaan dan instansi yang terlibat,” tambahnya.

Selain perluasan kuota, pemerintah membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 secara bertahap melalui platform resmi, sehingga memberikan akses adil bagi lulusan baru dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan. Antusiasme dunia usaha dan industri yang meningkat menjadi indikator positif bahwa program ini mendapat dukungan luas dari para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Upaya Polres Lampung Selatan dalam Menjaga Keamanan Natal: 316 Personel Siap Bertugas untuk Melindungi Gereja

Di tengah tantangan ketenagakerjaan dan transformasi ekonomi nasional, penguatan Program Magang Nasional 2026 menunjukkan kehadiran negara dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, produktif, dan berdaya saing, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan kebijakan pro-rakyat, berorientasi masa depan, dan mendukung pembangunan SDM berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *