Media90 – Kabupaten Kudus, yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, dikenal luas memiliki tradisi kewirausahaan yang kuat dan semangat inovatif yang mengakar dalam kehidupan masyarakatnya. Filosofi lokal “Gusjigang”—akronim dari baGUS akhlaknya, pandai ngaJI, dan pintar daGANG—menjadi simbol nilai etos kerja, pendidikan, dan perdagangan yang membentuk karakter masyarakat Kudus hingga kini.
Tradisi kewirausahaan tersebut menjadikan Kudus sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi penting di Jawa Tengah. Hal ini didukung oleh berkembangnya sektor industri pengolahan serta ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung aktivitas perdagangan dan produksi lokal.
Dari sisi kinerja ekonomi, Kudus menempati posisi strategis dalam perekonomian Jawa Tengah. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Kabupaten Kudus secara konsisten berada di jajaran tiga besar daerah penopang ekonomi provinsi. Berdasarkan laporan Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2021, Kudus bahkan berhasil menempati posisi kedua dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 8,10 persen, berada di bawah Kota Semarang yang menyumbang 14,05 persen dan di atas Kabupaten Cilacap dengan 7,80 persen. Ketiga wilayah tersebut didominasi oleh sektor industri pengolahan, yang menegaskan peran Kudus sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan utama di Jawa Tengah.
Melihat potensi ekonomi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) resmi melebarkan sayapnya dengan membuka Kantor Cabang BRI Finance Kudus pada Rabu, 4 Februari 2026. Pembukaan kantor cabang ini bertujuan untuk memperluas layanan pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat sinergi dengan BRI Group, dealer, perusahaan asuransi, serta mitra strategis lainnya di wilayah Kudus dan sekitarnya.
Kantor Cabang BRI Finance Kudus berlokasi strategis di Ruko Sudirman Square A6, Jalan Jenderal Sudirman No. 101, sehingga diharapkan dapat memudahkan akses layanan pembiayaan bagi masyarakat.
Peresmian kantor cabang tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, beserta jajaran manajemen BRI di wilayah setempat, mitra dealer dan asuransi, serta perwakilan perusahaan anak BRI Group. Dalam sambutannya, Wahyudi menegaskan bahwa kehadiran BRI Finance di Kudus merupakan bagian dari strategi perusahaan sebagai single gateway auto loan BRI.
“Kehadiran BRI Finance di Kudus adalah wujud komitmen kami untuk memberikan layanan pembiayaan yang tepat dan dekat dengan pelaku usaha, baik perusahaan maupun UMKM. Kami berharap dapat mendorong peningkatan akses pembiayaan di seluruh sektor usaha, memperkuat kontribusi ekonomi lokal, serta mendukung Kudus sebagai wilayah industri dan perdagangan yang terus berkembang dan berdaya saing,” ujar Wahyudi.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran BRI Finance sebagai lembaga jasa keuangan nonbank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat mendorong masyarakat mengakses permodalan formal.
“Hal ini penting agar masyarakat terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal maupun praktik rentenir yang merugikan,” pungkasnya.
Dengan dibukanya Kantor Cabang BRI Finance Kudus, perusahaan optimistis dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.














