Media90 – Pikiran kotor dapat menjadi salah satu faktor yang mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas seseorang. Jika dibiarkan, pikiran negatif yang dipicu oleh hawa nafsu dikhawatirkan dapat memengaruhi perilaku, akhlak, hingga kualitas ibadah. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa menjaga kebersihan hati dan pikiran, salah satunya dengan mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah bacaan doa untuk menghilangkan pikiran kotor yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW. Doa-doa ini menjadi bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar seorang hamba dijauhkan dari akhlak buruk, perbuatan tercela, serta hawa nafsu yang menyesatkan.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Ziyad bin ‘Illaqah dari pamannya, Quthbah bin Malik. Dalam riwayat tersebut, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa sebagai berikut:
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ، وَالأَعْمَالِ، وَالأَهْوَاءِ
Latin:
Allahumma innī a‘ūdzu bika min munkarātil akhlāqi wal a‘māli wal ahwā’.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari akhlak, amal perbuatan, dan hawa nafsu yang buruk.”
Doa ini mengandung makna permohonan perlindungan secara menyeluruh, baik dari sisi akhlak, perbuatan, maupun dorongan hawa nafsu yang dapat menyeret seseorang pada keburukan, termasuk pikiran-pikiran kotor yang merusak ketenangan jiwa.
Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa lain yang berkaitan dengan penyucian jiwa dan keteguhan iman. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan kerap dibaca Nabi Muhammad SAW dalam kesehariannya:
Arab:
اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَن زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا
Latin:
Allāhumma ātī nafsī taqwāhā wa zakkihā, anta khairu man zakkāhā, anta waliyyuhā wa maulāhā.
Artinya:
“Ya Allah, anugerahkanlah kepada jiwaku ketakwaannya dan sucikanlah ia. Engkaulah sebaik-baik Dzat yang menyucikannya. Engkaulah Pelindung dan Pemeliharanya.”
Dengan mengamalkan doa-doa tersebut secara rutin dan penuh kesadaran, umat Muslim diharapkan mampu menjaga hati dan pikiran agar tetap bersih. Pikiran yang terjaga dari dorongan hawa nafsu yang buruk akan membantu seseorang menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang, produktif, serta selaras dengan nilai-nilai Islam.














