Media90 – Aktivitas Gunung Merapi terpantau relatif jelas dalam pengamatan terbaru. Cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah dengan angin tenang yang bergerak ke arah selatan, sehingga mendukung pengamatan visual.
Meski tidak terlihat asap dari kawah pada periode kali ini, aktivitas internal gunung masih berlangsung dan tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat sekitar.
11 Kali Guguran Lava, Jarak Capai 1,8 Km
Dalam periode pemantauan, tercatat sebanyak 11 kali guguran lava pijar yang mengarah ke Kali Sat/Putih. Jarak luncur maksimum guguran mencapai sekitar 1.800 meter dari puncak, menandakan suplai magma masih aktif.
Selain itu, aktivitas kegempaan juga cukup intens, dengan rincian:
- 19 kali gempa guguran
- Amplitudo: 2–22 mm
- Durasi: 66–175 detik
- 19 kali gempa hybrid/fase banyak
- Amplitudo: 2–39 mm
- Durasi: 27–44 detik
Data tersebut mengindikasikan adanya pergerakan magma di dalam tubuh gunung yang masih aktif dan berpotensi memicu aktivitas lanjutan.
Kondisi Cuaca dan Lingkungan
Hasil pengamatan klimatologi menunjukkan kondisi sebagai berikut:
- Cuaca: Cerah
- Suhu udara: 17,2 – 19,3°C
- Kelembaban: 76,9 – 84,5%
- Tekanan udara: 872,8 – 915,5 mmHg
- Arah angin: Tenang ke selatan
Kondisi ini memang mendukung pemantauan visual, namun tidak mengurangi potensi bahaya dari aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Zona Bahaya yang Harus Dihindari
Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan berikut:
Sektor Selatan – Barat Daya:
- Sungai Boyong: hingga 5 km
- Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: hingga 7 km
Sektor Tenggara:
- Sungai Woro: hingga 3 km
- Sungai Gendol: hingga 5 km
Selain itu, lontaran material vulkanik berpotensi menjangkau radius hingga 3 km dari puncak jika terjadi letusan eksplosif.
Imbauan Penting untuk Warga
Masyarakat di sekitar lereng Merapi diimbau untuk tetap waspada dengan memperhatikan hal-hal berikut:
- Menghindari seluruh kawasan dalam zona potensi bahaya
- Waspada terhadap awan panas guguran (APG)
- Siaga terhadap aliran lahar, terutama saat hujan
- Menggunakan masker untuk menghindari abu vulkanik
- Mengikuti informasi resmi terkait perkembangan Merapi
Dengan aktivitas yang masih berlangsung, masyarakat di sekitar Gunung Merapi diharapkan tidak lengah dan selalu mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.














