NASIONAL

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Guguran Lava Teramati hingga 2 Km

8
×

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Guguran Lava Teramati hingga 2 Km

Sebarkan artikel ini
Gunung Merapi Alami Peningkatan Aktivitas, Lava Gugur hingga 2 Km, Warga Diminta Tetap Waspada
Gunung Merapi Alami Peningkatan Aktivitas, Lava Gugur hingga 2 Km, Warga Diminta Tetap Waspada

Media90 – Gunung Merapi terpantau jelas hingga sesekali tertutup kabut level 0–II. Dari puncak, asap kawah utama berwarna putih terlihat membumbung dengan intensitas sedang, mencapai ketinggian sekitar 50 meter. Kondisi cuaca di kawasan puncak didominasi awan hingga mendung, dengan arah angin relatif tenang menuju timur.

Guguran Lava Masih Terjadi di Lereng Merapi

Dalam periode pengamatan terbaru, petugas mencatat dua kali guguran lava yang meluncur ke arah Kali Sat/Kali Putih. Jarak luncur maksimum guguran lava tersebut mencapai sekitar 2.000 meter, menandakan aktivitas erupsi efusif masih berlangsung.

Data Kegempaan: Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi

Hasil pemantauan kegempaan menunjukkan aktivitas Gunung Merapi masih tinggi, dengan rincian:

Baca Juga:  Perayaan Wisuda untuk Anak-anak TK, SD, SMP, dan SMA; Kemendikbud Mengeluarkan Surat Edaran: Tidak Wajib dan Tanpa Beban Bagi Wali Murid
  • 31 kali gempa guguran
    Amplitudo 1–21 mm, durasi 62,23–161,85 detik
  • 24 kali gempa hybrid/fase banyak
    Amplitudo 1–22 mm, S-P tidak teramati, durasi 11,9–30,67 detik
  • 3 kali gempa vulkanik dangkal
    Amplitudo 14–1214 mm, durasi 14,31–22,22 detik

Data ini mengindikasikan suplai magma masih berlangsung, yang berpotensi memicu awan panas guguran secara tiba-tiba.

Kondisi Cuaca dan Klimatologi Sekitar Merapi

Secara klimatologis, wilayah Gunung Merapi mengalami:

  • Cuaca: berawan hingga mendung
  • Suhu udara: 17,7–20°C
  • Kelembaban: 86–99%
  • Tekanan udara: 874–917 mmHg

Kondisi ini meningkatkan potensi bahaya lahar, terutama saat hujan turun di area puncak dan lereng.

Wilayah Rawan yang Wajib Dihindari Warga

Masyarakat diminta tidak beraktivitas di kawasan rawan bahaya, dengan rincian sektor berikut:

Baca Juga:  Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini Masih Dinamis, Guguran Lava Capai 1,9 Km ke Kali Boyong
  • Sektor selatan–barat daya:
    • Sungai Boyong (maksimal 5 km)
    • Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km)
  • Sektor tenggara:
    • Sungai Woro (maksimal 3 km)
    • Sungai Gendol (maksimal 5 km)

Selain itu, lontaran material vulkanik saat erupsi eksplosif berpotensi menjangkau radius hingga 3 km dari puncak.

Jika terjadi perubahan signifikan, status aktivitas Gunung Merapi akan ditinjau ulang sesuai hasil pemantauan terbaru. Warga diimbau untuk tetap waspada, menjauhi zona bahaya, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *