INTERNASIONAL

Ilmuwan Temukan Cara Baru Menghentikan Dengkur Lewat Kulit, Minim Operasi

124
×

Ilmuwan Temukan Cara Baru Menghentikan Dengkur Lewat Kulit, Minim Operasi

Sebarkan artikel ini
Terobosan Medis: Cara Baru Mengatasi Dengkur Tanpa Operasi
Terobosan Medis: Cara Baru Mengatasi Dengkur Tanpa Operasi

Media90 – Peneliti dari Flinders University, Australia, mengembangkan pendekatan baru untuk mengobati obstructive sleep apnea (OSA), gangguan pernapasan saat tidur yang sering ditandai dengan dengkuran keras akibat tersumbatnya saluran napas. Kondisi ini diketahui tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari penyakit kardiovaskular, gangguan metabolisme, hingga penurunan fungsi kognitif.

Pendekatan terbaru ini merupakan pengembangan dari terapi hypoglossal nerve stimulation (HNS), metode yang menggunakan stimulasi listrik untuk mengontrol saraf hipoglosus—saraf yang berperan menggerakkan lidah. Dengan stimulasi tersebut, posisi lidah dapat dipertahankan agar tidak menutup saluran napas saat tidur.

Ads
close ads

Keterbatasan Terapi HNS Konvensional

Selama ini, terapi HNS dikenal cukup efektif bagi sebagian pasien OSA, terutama mereka yang tidak dapat menoleransi terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP). Namun, metode HNS konvensional memiliki sejumlah keterbatasan.

Prosedur ini memerlukan operasi dengan pemasangan implan berukuran relatif besar, bersifat invasif, serta membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat. Selain itu, HNS tidak selalu cocok untuk semua pasien. Faktor anatomi saluran napas, respons saraf, serta kondisi kesehatan tertentu membuat sebagian penderita dinilai tidak ideal menjalani prosedur ini.

Keterbatasan tersebut mendorong para peneliti mencari pendekatan alternatif yang lebih minim invasif, fleksibel, dan dapat menjangkau lebih banyak pasien.

Elektroda Mini, Dipasang Lewat Kulit

Dalam studi terbaru, tim Flinders University menguji elektroda HNS berukuran lebih kecil yang dirancang agar lebih mudah dipasang dan disesuaikan. Berbeda dengan metode sebelumnya, elektroda ini ditempatkan secara perkutan, yakni melalui kulit dengan panduan ultrasonografi, tanpa memerlukan sayatan besar atau operasi kompleks.

Pendekatan ini memungkinkan stimulasi saraf dilakukan dengan cara yang lebih sederhana, cepat, dan berpotensi diterapkan di klinik rawat jalan.

Uji Coba Awal Tunjukkan Hasil Menjanjikan

Uji coba awal dilakukan terhadap 14 partisipan penderita OSA di laboratorium tidur, dengan kondisi yang disimulasikan menyerupai pola pernapasan saat sleep apnea. Dalam uji stimulasi singkat yang berlangsung selama beberapa siklus pernapasan, elektroda HNS versi baru ini berhasil membuka saluran napas pada 13 dari 14 partisipan, atau setara dengan tingkat keberhasilan 93 persen.

Menariknya, pada beberapa kasus, stimulasi saraf tetap efektif meskipun pernapasan partisipan telah berhenti sepenuhnya dan saluran napas tertutup total. Peningkatan aliran udara yang dihasilkan bahkan disebut sebanding dengan hasil terapi CPAP.

“Ini adalah prosedur sekitar 90 menit yang dilakukan dengan panduan ultrasonografi dan hanya menimbulkan ketidaknyamanan minimal,” ujar Simon Carney, ahli THT dari Flinders University. Ia menambahkan bahwa pendekatan ini memungkinkan pembukaan saluran napas pada pasien yang sebelumnya dianggap tidak cocok untuk terapi HNS.

Alternatif bagi Pasien yang Tak Toleran CPAP

Hingga kini, CPAP masih menjadi standar utama terapi OSA karena efektivitasnya dalam menjaga saluran napas tetap terbuka selama tidur. Namun, masker yang harus digunakan sepanjang malam membuat terapi ini sulit ditoleransi oleh banyak pasien. Diperkirakan hanya sekitar 50 persen pasien yang mampu menggunakan CPAP secara konsisten dalam jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, HNS menjadi alternatif penting bagi pasien yang gagal menjalani terapi CPAP. Versi HNS terbaru yang dikembangkan Flinders University dinilai memiliki keunggulan karena lebih minim invasif, berpotensi dipasang di klinik rawat jalan, serta memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat dibandingkan operasi konvensional.

Peneliti utama Amal Osman menyebut pendekatan ini berpotensi menurunkan biaya dan risiko prosedur, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan terapi. Fleksibilitas teknologi ini juga memungkinkan penyesuaian yang lebih presisi berdasarkan kondisi anatomi dan pola tidur masing-masing pasien.

Masih Tahap Awal, Tapi Menjanjikan

Meski hasil awal terlihat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa studi ini masih berada pada tahap awal dan melibatkan jumlah partisipan yang relatif kecil. Uji lanjutan dengan skala lebih besar dan dalam kondisi tidur alami masih diperlukan sebelum teknologi ini dapat diterapkan secara luas.

Ke depan, tim Flinders University juga berencana mengembangkan penggunaan jangka panjang, mengintegrasikan teknologi ini dengan perangkat wearable, serta mengeksplorasi kemungkinan stimulasi saraf dan otot lain untuk meningkatkan aliran udara.

Pakar tidur internasional dari Flinders University, Danny Eckert, menyatakan bahwa tujuan utama penelitian ini adalah menyediakan lebih banyak pilihan terapi yang aman, nyaman, dan efektif bagi penderita sleep apnea—khususnya mereka yang selama ini kesulitan menjalani terapi konvensional.

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…

Hebat! Menteri Luar Negeri Singapura Gunakan AI Buatan Internal untuk Kerja Negara
INTERNASIONAL

Media90 – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, dunia diplomasi internasional dibuat kagum oleh langkah tidak biasa dari Vivian Balakrishnan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya secara mandiri melakukan coding untuk membangun sistem AI yang membantu menyelesaikan tugas-tugas diplomatik sehari-hari. Aksi ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kemampuan memahami teknologi kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan penting bagi pemimpin di era digital. Ads close ads AI Buatan Sendiri untuk Membantu Tugas Diplomasi AI yang dikembangkan oleh Vivian Balakrishnan dirancang untuk membantu menganalisis dokumen-dokumen diplomatik yang sangat kompleks dan panjang. Sistem ini mampu merangkum poin-poin penting secara otomatis sehingga proses pengambilan…

Tuai Kecaman, Indonesia Protes Israel atas Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Pemerintah Indonesia melontarkan kecaman tegas terhadap tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Jalur Gaza. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Rabu, 22 April 2026, Indonesia menilai aksi tersebut sebagai tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat diterima. Ads close ads Dinilai Provokatif dan Cederai Nilai Kemanusiaan Spanduk bertuliskan “Rising Lion” yang dipasang oleh pasukan Israel dinilai bukan sekadar simbol militer, tetapi juga bentuk propaganda yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Terlebih, spanduk tersebut ditempatkan di lokasi fasilitas kesehatan yang telah hancur. Kemlu RI menegaskan…