NASIONAL

Anak Tega Penggal Kepala Ayah Kandungnya di Bengkalis

Luluk RJMP
14
×

Anak Tega Penggal Kepala Ayah Kandungnya di Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Kejadian Mengerikan, Anak Menghabisi Ayahnya di Bengkalis
Kejadian Mengerikan, Anak Menghabisi Ayahnya di Bengkalis

Media90 – Aksi pembunuhan sadis mengguncang warga Desa Tasik Serai, Kecamatan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Seorang remaja berusia 19 tahun tega memenggal kepala ayah kandungnya sendiri, RP (48), hingga tewas di tempat.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Pelaku berinisial RMMP (19) membunuh ayahnya saat korban sedang tidur di dalam kamar.

Ads
close ads

Awal Kejadian: Pertengkaran Orang Tua

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menjelaskan peristiwa bermula saat RMMP mendengar ayahnya bertengkar hebat dengan ibunya, JL (43), di pagi hari karena masalah uang. Meskipun JL sempat memberikan uang Rp 150 ribu sebelum pergi ke ladang, suasana tegang tetap terjadi.

Baca Juga:  Pembunuhan dan Perampokan di Boyolali Dipicu Kekalahan Judi Online, Anak 6 Tahun Tewas

Pembunuhan Saat Ayah Tidur

Sekitar pukul 13.00 WIB, saat JL berada di ladang, RMMP mengambil parang babat dari gudang rumah dan masuk ke kamar ayahnya yang sedang tidur. Dalam kondisi gelap mata, RMMP membacok ayahnya berkali-kali hingga tewas di tempat.

Pelaku Diamankan Polisi

Kejadian yang menggemparkan warga dilaporkan ke polisi. Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai bersama Piket Pawas tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan menemukan korban sudah tewas di kamar. Pelaku ditemukan di dalam rumahnya dan tidak mencoba melarikan diri. RMMP langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Bengkalis.

Motif Pembunuhan

Menurut Kapolres Fahrian, pelaku mengaku sakit hati karena ibunya sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari ayahnya.

Baca Juga:  Truk Dilempari Batu, Kernet Tangki Pertamina Diduga Aniaya ODGJ Sampai Tewas: Kisah Tragis di Jalan Raya

“Motifnya sakit hati karena ibunya sering menerima KDRT,” jelas Fahrian.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk proses hukum lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan