INTERNASIONAL

Pakar Nilai Gencatan Senjata AS-Iran 2 Minggu Hanya Bersifat Taktis

Luluk RJMP
85
×

Pakar Nilai Gencatan Senjata AS-Iran 2 Minggu Hanya Bersifat Taktis

Sebarkan artikel ini
Pakar Internasional Beri Tanggapan Soal Gencatan Senjata AS‑Iran 2 Minggu
Pakar Internasional Beri Tanggapan Soal Gencatan Senjata AS‑Iran 2 Minggu

Media90 – Dosen Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Asra Virgianita, menilai gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu belum menjamin terciptanya perdamaian jangka panjang. Menurutnya, kesepakatan ini lebih bersifat taktis ketimbang strategis.

“Kalau kesepakatan ini dari sisi waktu dua minggu rasanya kecil kemungkinan menjadi permanen,” ujar Asra, Kamis (9/4/2026). Ia menambahkan, kedua pihak kemungkinan hanya memanfaatkan waktu ini untuk “bernapas” sejenak, mengkalkulasi langkah ke depan, dan membaca reaksi lawan, yang bisa dikategorikan sebagai crisis management.

Ads
close ads

Menurut Asra, gencatan senjata ini berorientasi jangka pendek dan bukan untuk menyelesaikan konflik secara menyeluruh. Peluang kesepakatan ini berkembang menjadi permanen masih sangat kecil. Dibutuhkan upaya intensif dan jangka panjang untuk membangun kepercayaan antar kedua negara.

“Dua minggu terlalu pendek untuk menjamin situasi aman. Masing-masing pihak masih on high alert,” tambahnya.

Pandangan Guru Besar UI

Hal senada disampaikan Fredy Buhama Lumban Tobing, Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional FISIP UI. Menurutnya, gencatan senjata memberi ruang bagi AS dan Iran untuk melakukan kalkulasi strategis, apakah konflik akan berlanjut atau dihentikan.

Fredy menilai pembukaan Selat Hormuz merupakan bagian dari strategi membangun citra di mata dunia. Namun, mengingat posisi geopolitik Iran yang strategis dan 10 persyaratan yang diajukan Iran, kesepakatan dua minggu ini sulit berkembang menjadi permanen.

“Kuncinya ada pada Presiden Trump. Dia harus menahan ambisi agresinya terhadap Iran,” ujarnya.

Kesepakatan Dua Minggu

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan Iran setuju gencatan senjata jika serangan terhadap Iran dihentikan. Selama dua minggu, jalur pelayaran aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran.

Pernyataan Araghchi muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, menyatakan kesediaannya menempuh gencatan senjata dua minggu dengan syarat Iran membuka lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” ujar Trump melalui akun Truth Social.

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…

Hebat! Menteri Luar Negeri Singapura Gunakan AI Buatan Internal untuk Kerja Negara
INTERNASIONAL

Media90 – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, dunia diplomasi internasional dibuat kagum oleh langkah tidak biasa dari Vivian Balakrishnan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya secara mandiri melakukan coding untuk membangun sistem AI yang membantu menyelesaikan tugas-tugas diplomatik sehari-hari. Aksi ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kemampuan memahami teknologi kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan penting bagi pemimpin di era digital. Ads close ads AI Buatan Sendiri untuk Membantu Tugas Diplomasi AI yang dikembangkan oleh Vivian Balakrishnan dirancang untuk membantu menganalisis dokumen-dokumen diplomatik yang sangat kompleks dan panjang. Sistem ini mampu merangkum poin-poin penting secara otomatis sehingga proses pengambilan…

Tuai Kecaman, Indonesia Protes Israel atas Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Pemerintah Indonesia melontarkan kecaman tegas terhadap tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Jalur Gaza. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Rabu, 22 April 2026, Indonesia menilai aksi tersebut sebagai tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat diterima. Ads close ads Dinilai Provokatif dan Cederai Nilai Kemanusiaan Spanduk bertuliskan “Rising Lion” yang dipasang oleh pasukan Israel dinilai bukan sekadar simbol militer, tetapi juga bentuk propaganda yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Terlebih, spanduk tersebut ditempatkan di lokasi fasilitas kesehatan yang telah hancur. Kemlu RI menegaskan…