Media90 – Wilayah Kabupaten Pasaman dan sekitarnya diguncang gempa bumi pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 04.52 WIB. Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga di sejumlah daerah, meski tidak menimbulkan kerusakan berarti.
Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan ringan hingga sedang, terutama pada waktu dini hari saat sebagian besar masyarakat masih beristirahat. Getaran tersebut sempat mengejutkan warga, namun situasi berangsur kembali normal.
Pusat Gempa di Daratan Pasaman
Berdasarkan informasi seismik, pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 7 kilometer barat daya Bonjol, Kabupaten Pasaman. Gempa tercatat memiliki magnitudo 3,8 dengan kedalaman 10 kilometer.
Dengan kedalaman yang relatif dangkal, getaran gempa terasa di wilayah sekitar pusat gempa meskipun skalanya tergolong kecil. Secara geografis, gempa berada pada koordinat 0,06 Lintang Selatan dan 100,18 Bujur Timur.
Wilayah yang Merasakan Getaran
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas berbeda di beberapa daerah, berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), antara lain:
- II–III MMI: Agam
- II–III MMI: Sikaping
- I–II MMI: Padang Panjang
- I–II MMI: Bukittinggi
Intensitas tersebut menunjukkan guncangan dirasakan oleh sebagian orang di dalam bangunan, namun belum berpotensi menimbulkan kerusakan fisik.
Tidak Berpotensi Tsunami
Dengan lokasi pusat gempa yang berada di daratan serta kekuatan gempa yang relatif kecil, peristiwa ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Selain itu, warga diminta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi serta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal dalam keadaan aman.
Pembaruan informasi sebaiknya terus dipantau melalui sumber resmi dan terpercaya. Kesiapsiagaan tetap penting mengingat wilayah Sumatera Barat termasuk salah satu daerah rawan gempa bumi.














