TEKNO

Harga Bitcoin Tertekan, Keluar dari Jajaran 10 Besar Aset Dunia

107
×

Harga Bitcoin Tertekan, Keluar dari Jajaran 10 Besar Aset Dunia

Sebarkan artikel ini
Bitcoin Terjun ke Rp1,3 Miliar, Terdepak dari 10 Besar Aset Paling Bernilai Dunia
Bitcoin Terjun ke Rp1,3 Miliar, Terdepak dari 10 Besar Aset Paling Bernilai Dunia

Media90 – Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan hebat dan mencatatkan penurunan tajam dalam sepekan terakhir. Aset kripto terbesar di dunia ini bahkan harus rela keluar dari jajaran 10 besar aset dengan kapitalisasi pasar terbesar secara global.

Berdasarkan pantauan pada Senin (2/2/2026) pagi, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran 77.557 dollar AS per keping, atau sekitar Rp1,3 miliar dengan asumsi kurs Rp16.777 per dollar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif yang terjadi sejak awal tahun.

Ads
close ads

Kapitalisasi Pasar Menyusut Tajam

Menurut data Infinite Marketcap, anjloknya harga Bitcoin berdampak langsung pada penyusutan kapitalisasi pasarnya ke kisaran 1,55 triliun dollar AS. Dengan valuasi tersebut, Bitcoin kini turun ke peringkat ke-14 aset terbesar dunia, berada di bawah sejumlah aset raksasa seperti saham Tesla hingga perusahaan energi Saudi Aramco.

Padahal, hanya beberapa bulan sebelumnya Bitcoin sempat mencatatkan performa impresif. Pada Oktober 2025, harga Bitcoin menembus rekor tertinggi sepanjang masa di atas 126.000 dollar AS per keping, dengan kapitalisasi pasar mendekati 2,5 triliun dollar AS. Saat itu, Bitcoin bahkan sempat masuk lima besar aset global dan melampaui valuasi perusahaan teknologi besar seperti Google dan Amazon.

Namun, sentimen pasar kini berubah drastis. Dalam kurun waktu satu pekan, harga Bitcoin tercatat merosot lebih dari 11 persen, dari level sekitar 90.000 dollar AS ke bawah 78.000 dollar AS. Posisi ini menjadi level terendah Bitcoin sejak April 2025 dan menandakan tekanan jual yang semakin kuat di pasar kripto.

Kondisi tersebut memicu sentimen bearish di kalangan investor. Banyak pelaku pasar memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin. Akibatnya, aset kripto yang sebelumnya cukup lama bertahan di jajaran 10 besar aset dunia kini terus melorot.

Ethereum Juga Terdampak

Tekanan tidak hanya dirasakan oleh Bitcoin. Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua di dunia, juga mengalami koreksi tajam. Dalam sepekan terakhir, harga ETH turun sekitar 14,5 persen, sehingga kapitalisasi pasarnya menyusut ke kisaran 300 miliar dollar AS.

Dampaknya, Ethereum kini berada di sekitar peringkat ke-68 aset terbesar dunia. Posisi ini turun jauh dari jajaran 50 besar dan berada di bawah valuasi sejumlah perusahaan global seperti Coca-Cola, Cisco, hingga Caterpillar.

Penguatan Dollar AS dan Geopolitik Jadi Pemicu

Sejumlah faktor menjadi pemicu utama tekanan di pasar kripto. Salah satunya adalah penguatan dollar AS yang cukup agresif dalam beberapa waktu terakhir. Penguatan ini dipengaruhi oleh dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat, termasuk munculnya figur di Federal Reserve yang dinilai cenderung hawkish dan berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Dalam kondisi suku bunga tinggi, suku bunga riil berpeluang meningkat. Situasi ini umumnya tidak ramah bagi aset berisiko seperti kripto, karena investor lebih memilih menyimpan dana dalam bentuk dollar AS atau obligasi pemerintah yang menawarkan imbal hasil lebih stabil. Alhasil, arus dana keluar dari pasar kripto pun sulit dihindari.

Selain itu, ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen pasar. Konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya pernyataan keras militer Iran terkait potensi serangan terhadap Israel serta sinyal ancaman dari Amerika Serikat, meningkatkan ketidakpastian global. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung menghindari aset spekulatif dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Analis Needham, John Todaro, menilai minat investor ritel terhadap Bitcoin saat ini berada pada titik yang sangat rendah. Ia menyebut kondisi tersebut mencerminkan sikap apatis dari investor ritel. Menurutnya, volume perdagangan Bitcoin berpotensi tetap lesu setidaknya dalam satu hingga dua kuartal ke depan, sembari pasar menunggu kejelasan arah kebijakan moneter dan stabilitas global.

iPhone Dikabarkan Akan Gunakan Sensor Kamera 200 MP di Masa Depan
TEKNO

Media90 – Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terbaru mengenai rencana peningkatan kamera iPhone di masa depan. Informasi ini berasal dari leaker Digital Chat Station yang dikenal kerap membocorkan rencana produk teknologi besar, termasuk perangkat dari Apple. Meski saat ini iPhone masih dianggap tertinggal dalam hal resolusi megapiksel dibanding sejumlah pesaing Android, kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple mulai menyiapkan peningkatan besar secara bertahap pada sistem kameranya. Ads close ads Awal Perubahan Dimulai di iPhone 18 Pro Menurut rumor yang beredar, perubahan awal akan dimulai pada seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua model tersebut disebut akan…

Motorola Luncurkan Moto Buds Loop, TWS Open-Ear Kini Masuk Indonesia
TEKNO

Media90 – Motorola kembali memperluas lini perangkat audionya dengan meluncurkan TWS open-ear perdana di Indonesia, yaitu Moto Buds Loop. Produk ini hadir dengan pendekatan desain terbuka yang dipadukan dengan teknologi audio hasil tuning dari Bose, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif sekaligus tetap sadar dengan lingkungan sekitar. Moto Buds Loop mengusung desain berbentuk huruf “C” yang cara pakainya dijepit di daun telinga. Konsep open-ear yang digunakan memang tengah menjadi tren karena memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitar tanpa sepenuhnya menutup telinga, sehingga lebih aman digunakan untuk aktivitas outdoor maupun mobilitas harian. Ads close ads Audio Imersif dengan Tuning Bose…

Motorola Edge 70 Pro Resmi Debut, Ditenagai Dimensity 8500 Extreme dan Triple Kamera 50 MP
TEKNO

Media90 – Motorola resmi mengumumkan kehadiran Edge 70 Pro sebagai varian tertinggi dari lini Edge 70 untuk saat ini. Smartphone ini hadir dengan pendekatan serba seimbang, mulai dari performa, layar, hingga kemampuan kamera yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. Dari sisi desain, Edge 70 Pro tampil dengan bodi berlekuk (curved) baik di bagian depan maupun belakang, memberikan kesan premium dan ergonomis saat digenggam. Di bagian depan, perangkat ini dibekali layar Extreme AMOLED berukuran 6,8 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz. Ads close ads Layar tersebut juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 5200 nits serta dukungan warna 100%…

Apple AirTag 2 Kini Hadir di Indonesia, Segini Harga yang Ditawarkan
TEKNO

Media90 – Setelah diperkenalkan secara global pada Januari lalu, Apple AirTag 2 akhirnya resmi tersedia di Indonesia. Perangkat pelacak generasi kedua dari Apple ini kini sudah mulai dijual melalui berbagai distributor resmi Apple di Tanah Air. Berdasarkan pantauan di situs iBox, Apple AirTag 2 dibanderol dengan harga mulai dari Rp599.000 untuk satu unit. Sementara itu, tersedia juga paket bundling berisi 4 unit yang dijual seharga Rp1.799.000, yang membuat harga per unitnya menjadi lebih hemat dibanding pembelian satuan. Ads close ads Peningkatan Fitur dan Performa Sebagai generasi terbaru, AirTag 2 membawa sejumlah peningkatan penting dari sisi perangkat keras. Perangkat ini kini…

OPPO Luncurkan Pad 5 Pro, Tablet Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
TEKNO

Media90 – OPPO resmi meluncurkan tablet flagship terbaru mereka, OPPO Pad 5 Pro, di China. Berbeda dengan OPPO Pad Mini yang fokus pada gaming ringkas, tablet ini dirancang untuk menunjang produktivitas dan kreativitas dengan layar besar serta performa kelas atas. Perangkat ini menjadi penerus langsung OPPO Pad 4 Pro dengan peningkatan di sisi performa dan fitur pendukung kerja profesional. Ads close ads Layar Besar 13,2 Inci dengan Refresh Rate Adaptif OPPO Pad 5 Pro masih mempertahankan layar besar 13,2 inci dengan resolusi 3.4K (3392 x 2400 piksel). Panel ini menggunakan aspek rasio 7:5 yang lebih ideal untuk multitasking, membaca, hingga…

Redmi K Pad 2 Resmi Diumumkan, Tablet Gaming Ringkas dengan Dimensity 9500
TEKNO

Xiaomi resmi mengumumkan tablet gaming ringkas terbaru mereka di China, Redmi K Pad 2. Perangkat ini menjadi penerus generasi pertama dengan peningkatan signifikan, terutama pada performa chipset dan kapasitas baterai yang kini jauh lebih besar. Tablet ini dirancang sebagai perangkat gaming portable yang tetap bertenaga, cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam ukuran ringkas. Ads close ads Layar 8,8 Inci 3K dengan Refresh Rate 165Hz Redmi K Pad 2 masih mempertahankan layar IPS LCD berukuran 8,8 inci dengan resolusi 3K (3008 x 1880 piksel). Panel ini mendukung refresh rate hingga 165Hz untuk pengalaman gaming yang lebih mulus. Selain itu,…

OPPO Luncurkan Find X9 Ultra, Smartphone dengan Kamera Monster 200MP Ganda
TEKNO

Media90 – OPPO akhirnya resmi memperkenalkan OPPO Find X9 Ultra dalam sebuah event peluncuran di China setelah lama dirumorkan. Smartphone ultra flagship ini langsung mencuri perhatian berkat konfigurasi kamera “monster” dengan empat kamera Hasselblad, termasuk dua sensor 200MP dan kemampuan zoom optik hingga 10x. Kamera Monster dengan Dual 200MP dan Periskop 10x Zoom Sektor kamera menjadi sorotan utama pada OPPO Find X9 Ultra. Di bagian belakang, OPPO menyematkan setup empat kamera Hasselblad yang sangat ambisius. Ads close ads Kamera utamanya menggunakan sensor 200MP Sony LYT-901 berukuran 1/1.12 inci dengan aperture f/1.5 dan dukungan OIS. Kamera kedua juga tak kalah gahar,…