Media90 – Pengguna jalan di wilayah Semarang perlu bersiap menghadapi perubahan arus lalu lintas. Mulai 14 April 2026, akses di Jalan Gombel Lama resmi ditutup total untuk sementara waktu.
Penutupan ini diperkirakan berlangsung cukup lama, yakni hingga tujuh bulan ke depan, sehingga masyarakat diimbau segera menyesuaikan rute perjalanan harian.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proyek rekonstruksi jalan yang dinilai mendesak. Berdasarkan informasi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta, kondisi jalan saat ini mengalami kerusakan serius.
Beberapa permasalahan yang ditemukan meliputi:
- Jalan amblas di sejumlah titik
- Risiko longsor yang cukup tinggi
- Struktur jalan yang perlu diperkuat
- Sistem drainase yang harus diperbaiki
Dengan kondisi tersebut, penutupan total dinilai sebagai langkah paling aman selama proses pengerjaan berlangsung.
Jalur Alternatif Disiapkan
Untuk mengurangi dampak kemacetan, pengendara disarankan menggunakan sejumlah rute alternatif yang telah disiapkan, di antaranya:
- Melalui Jalan Setiabudi atau Gombel Baru yang akan diberlakukan dua arah
- Memanfaatkan jalur tol Banyumanik–Jatingaleh untuk perjalanan yang lebih cepat
Pengaturan lalu lintas di jalur alternatif akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pihak terkait juga memastikan informasi penutupan terus disosialisasikan melalui rambu, papan petunjuk, serta kehadiran petugas di lokasi.
Imbauan bagi Masyarakat
Dengan durasi penutupan yang cukup panjang, masyarakat diminta untuk melakukan sejumlah penyesuaian, seperti:
- Mengatur ulang jadwal perjalanan
- Menghindari jalur terdampak
- Mematuhi arahan petugas di lapangan
Langkah ini penting agar mobilitas tetap berjalan lancar dan aman selama proyek rekonstruksi berlangsung.














