Media90 – Media sosial tengah dibanjiri kisah mengharukan dari Pontianak, Kalimantan Barat. Seorang pria menunjukkan makna cinta yang setia hingga akhir hayat dengan tetap menikahi perempuan yang dicintainya, meski sang kekasih tengah terbaring koma di rumah sakit.
Cerita pilu ini menyentuh hati banyak orang setelah videonya beredar luas dan menjadi viral. Video pernikahan tersebut diunggah oleh akun @selpi_ii pada Jumat, 16 Januari 2026.
Dalam rekaman itu terlihat prosesi akad nikah berlangsung jauh dari kemewahan. Alih-alih di gedung atau masjid, bangsal rumah sakit menjadi saksi ikrar suci dua insan. Sang mempelai wanita, yang akrab disapa Kak Tari, tampak terbaring lemah di ranjang rumah sakit, sementara calon suaminya duduk di sampingnya dengan raut wajah penuh keteguhan.
Menurut keterangan dalam unggahan, kondisi Tari memburuk secara drastis sebelum akad dilaksanakan. Tim medis bahkan sempat menyampaikan bahwa detak jantungnya melemah. Meski demikian, Panja, sang calon suami, tidak mengurungkan niatnya. Ia memilih tetap melangkah demi menghalalkan hubungannya dengan wanita yang selama ini dicintainya.
Sebelum prosesi ijab kabul, Panja sempat menyampaikan pesan yang membuat banyak orang terdiam kepada ibunda Tari.
“Mama, Panja tidak mau menikah dengan siapa pun selain Tari,” ujarnya dengan suara bergetar.
Kalimat tersebut seakan menjadi simbol ketulusan dan komitmen Panja, meski ia sadar risiko kehilangan begitu besar.
Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dan penuh air mata. Panja mengucapkan ijab kabul tepat di sisi Tari yang masih koma. Keduanya pun dinyatakan sah sebagai suami istri.
Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama. Tak lama setelah akad usai, Tari dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta sang suami yang baru saja mengikat janji suci.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri ribuan komentar dari warganet. Banyak yang memuji ketulusan dan kesetiaan Panja, serta mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik.
“Masyaallah, Kak Tari beruntung punya suami seperti Panja. Semoga tenang di surga,” tulis salah satu netizen.
Kisah cinta ini menjadi pengingat bahwa cinta bukan hanya tentang memiliki, tetapi juga tentang kesetiaan, keteguhan, dan keikhlasan hingga akhir.














