NASIONAL

Mahasiswa Interior Design BINUS @Bandung Tampilkan Karya di IFEX 2026

54
×

Mahasiswa Interior Design BINUS @Bandung Tampilkan Karya di IFEX 2026

Sebarkan artikel ini
Karya Mahasiswa BINUS @Bandung Tampil di Indonesia International Furniture Expo 2026
Karya Mahasiswa BINUS @Bandung Tampil di Indonesia International Furniture Expo 2026

Media90 – Ajang pameran furnitur terbesar di Indonesia, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, kembali digelar di ICE BSD pada 5–8 Maret 2026. Dalam perhelatan berskala internasional ini, BINUS @Bandung turut ambil bagian melalui keterlibatan mahasiswa Program Studi Desain Interior dengan menampilkan karya furnitur hasil proses pembelajaran dan eksplorasi kreatif.

Kehadiran BINUS @Bandung di IFEX 2026 menjadi langkah penting dalam mempertemukan mahasiswa dengan industri furnitur global. Kesempatan ini hadir melalui kerja sama dengan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) serta Diandra Promosindo, yang membuka akses langsung terhadap standar industri, dinamika buyer & supplier, serta tren pasar internasional.

Ads
close ads

Partisipasi ini tidak sekadar memamerkan karya, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata. Melalui kolaborasi antara Program Studi Interior Design dan BINUS Entrepreneurship Center, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah desain mampu merespons kebutuhan industri, bekerja sama dengan brand, serta disesuaikan dengan pasar dan ruang profesi.

Baca Juga:  BINUS @Bandung Terima Kunjungan Delegasi Arizona State University, Perkuat Kolaborasi EPICS

Salah satu karya yang ditampilkan mengusung konsep Agriculture Modern Style, yang mengintegrasikan prinsip modern dengan kearifan pertanian sebagai pembentuk karakter ruang. Karya ini merupakan interpretasi kreatif mahasiswa terhadap tren furnitur kontemporer, mulai dari pemilihan material, penyusunan konsep ruang, hingga pengalaman pengunjung dalam booth pameran.

Dalam proses produksinya, karya tersebut mendapat dukungan dari Arkon Indonesia serta Tiffani Performance Fabrics. Arkon Indonesia dikenal dalam solusi desain interior dan kontraktor, sementara Tiffani Performance Fabrics menyediakan berbagai kebutuhan tekstil berkualitas premium untuk interior, baik indoor maupun outdoor.

Lima desainer yang karyanya ditampilkan dalam pameran ini adalah Florensia Karen Tangsul Alam, Samantha Angela Santosa, Dinara Aurelia, Hansel Frederich Majanto, dan Casey Karlijn Constantine. Selain itu, mahasiswa semester 4 turut terlibat dalam aspek artistik, produksi, hingga operasional booth selama pameran berlangsung.

Seluruh proses kreatif, mulai dari pengembangan konsep hingga eksekusi di lapangan, didampingi oleh para mentor akademik, di antaranya Imanda Dea Sabiella, Riono Abdullah, Deanawati Insani Wasilah, serta Bayu Ramadhan Wardani. Pendampingan ini bertujuan memastikan karya yang dihasilkan tidak hanya kuat secara desain, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga:  Serunya Wisata Budaya di Way Sindi Pesisir Barat: Festival Menarik yang Wajib Dikunjungi, Ayo Gabung!

Menurut Bayu Ramadhan Wardani, keterlibatan mahasiswa dalam ajang ini menjadi pengalaman penting untuk memahami praktik industri secara langsung. “Event pameran ini diharapkan menjadi pengalaman awal mahasiswa untuk terjun ke dunia profesi, terutama dalam memahami praktik industri furniture secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang networking yang akan sangat bermanfaat ketika mereka memasuki dunia profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Samantha Angela Santosa menyampaikan bahwa partisipasi dalam IFEX 2026 memberikan perspektif baru terkait hubungan antara dunia desain dan industri. Ia menilai mahasiswa kini dapat memahami keterkaitan antara storytelling produk, spesifikasi teknis, hingga nilai bisnis dalam sebuah karya desain.

Selama pameran berlangsung, mahasiswa juga menerapkan pendekatan design meets business dengan mengamati langsung umpan balik dari pengunjung. Dengan demikian, karya furnitur tidak hanya berhenti sebagai hasil studio, tetapi berkembang menjadi produk yang memiliki potensi komersial.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Bangun Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II, Dorong Akses dan Produksi Pangan di Papua Selatan

Campus Director BINUS @Bandung, Johan Muliadi Kerta, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendorong integrasi antara kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan. Menurutnya, mahasiswa perlu terlibat langsung dalam ekosistem industri kreatif agar mampu memahami proses dari ide hingga produk yang siap dipasarkan.

Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung memanfaatkan forum seperti IFEX untuk menghubungkan kajian desain, teknologi material, dan praktik kewirausahaan. Paparan internasional ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memvalidasi ide, memahami standar profesional, serta membangun jejaring dengan pelaku industri.

Melalui sinergi antara dunia akademik dan industri ini, BINUS @Bandung terus mendorong lahirnya perancang furnitur dan creativepreneur muda yang siap berkontribusi dalam ekosistem bisnis kreatif, baik di tingkat nasional maupun global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *