Media90 – Kapoksi PAN Komisi XII DPR, Aqib Ardiansyah, menyambut positif kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran, yang diikuti pembukaan kembali Selat Hormuz. Menurutnya, langkah tersebut berdampak pada penurunan harga minyak dunia.
“Kabar baik, semoga gencatan senjata ini menjadi titik balik untuk mencapai perdamaian dunia demi menjaga stabilitas,” ujar Aqib kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan, penurunan harga minyak sudah terlihat. “Harga minyak Brent hari ini langsung turun ke angka 94. Kita berharap kondisi ke depan semakin stabil,” kata Aqib.
Aqib juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga konsistensi dalam meredam konflik, agar stabilitas geopolitik tetap terjaga. “Kita berharap para pihak konsisten menjaga kestabilan kondisi geopolitik, yang dampaknya juga kepada hajat hidup masyarakat banyak, seperti harga dan pasokan minyak,” tuturnya.
Terkait rencana penerapan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, Aqib mengatakan hal itu masih perlu dikaji. Pemerintah diharapkan menyiapkan langkah antisipasi.
“Terkait tarif Selat Hormuz apabila dibuka, hal tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut dan kita mempersiapkan segala hal untuk mengantisipasinya,” jelasnya.
Selain itu, Aqib mendorong pemerintah menyiapkan langkah jika situasi kembali memburuk, termasuk kemungkinan penutupan jalur strategis tersebut. “Kita mesti menyiapkan sumber pasokan minyak dan elpiji dari negara lain, sehingga pemerintah dapat melakukan negosiasi strategis. Termasuk pemerintah sedang berupaya meningkatkan sumber-sumber baru di dalam negeri,” imbuhnya.
Sebelumnya, Iran menyatakan akan membuka lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz selama dua minggu. Jeda ini akan digunakan untuk pembicaraan dengan AS guna mengakhiri konflik.
“Selama dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di X, dikutip AFP, Rabu (8/4).
Negosiasi akan digelar di Islamabad mulai Jumat, dengan kemungkinan perpanjangan sesuai kesepakatan bersama. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan, negosiasi dapat diperpanjang jika semua pihak setuju.














