Media90.id – Polda Metro Jaya tengah berduka atas gugurnya salah satu personelnya, Aipda Endang Karyana, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas memberikan bantuan kepada pengendara di ruas Tol Joglo, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W2 arah Pondok Pinang.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (3/7/2026). Aipda Endang, yang bertugas sebagai anggota Banit Induk 4 Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah almarhum telah dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rieki Indra Brata Manggala, menjelaskan bahwa Aipda Endang saat itu sedang membantu pengemudi sebuah truk ringan yang mengalami mogok di tengah perjalanan.
“Pada saat almarhum Aipda Endang Karyana akan memberikan bantuan pelayanan terhadap pengemudi kendaraan light truck nomor polisi AD-8974-WW yang mengalami gangguan di tengah perjalanan, tiba-tiba dari arah Tangerang kendaraan Isuzu wing box nomor polisi B-9663-TXW menabrak ban belakang kendaraan light truck tersebut,” ujar Rieki.
Benturan keras membuat truk yang mogok terdorong ke depan hingga menghantam Aipda Endang yang sedang berada di area garis chevron untuk memberikan bantuan kepada pengemudi.
“Mengakibatkan kendaraan light truck terdorong ke arah kiri dan menabrak almarhum Aipda Endang Karyana. Almarhum mengalami luka berat, khususnya pada bagian kaki kanan,” lanjutnya.
Rieki menegaskan bahwa Aipda Endang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Penyebab meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Sementara itu, polisi telah menetapkan pengemudi truk wing box berinisial Y (48) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan tersebut. Pengemudi juga telah resmi ditahan untuk menjalani proses hukum.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka diduga mengantuk saat mengemudikan kendaraannya sehingga kehilangan konsentrasi.
“(Tersangka pengemudi) kendaraan wing boks sudah ditahan,” ujar Reza.
Menurutnya, kondisi mengantuk membuat kendaraan yang dikemudikan tersangka menabrak truk yang sedang mengalami gangguan. Benturan itu kemudian menyebabkan truk terdorong dan menghantam Aipda Endang yang berada di lokasi.
“Karena dia mengantuk sehingga menabrak kendaraan light truk yang sedang gangguan,” jelas Reza.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, kepergian Aipda Endang Karyana menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Polda Metro Jaya, mengingat almarhum gugur saat menjalankan tugas melayani dan membantu masyarakat di jalan raya.














