NASIONAL

Viral Keributan Soal Uang Arisan di Citayam Depok, Penagihan Utang Pecah saat Tahlilan

3
×

Viral Keributan Soal Uang Arisan di Citayam Depok, Penagihan Utang Pecah saat Tahlilan

Sebarkan artikel ini
Gegara Uang Arisan, Warga Citayam Depok Saling Adu Mulut saat Acara Tahlilan
Gegara Uang Arisan, Warga Citayam Depok Saling Adu Mulut saat Acara Tahlilan

Media90 – Jagat media sosial kembali diguncang oleh video viral di TikTok yang menampilkan keributan antara sejumlah warga dengan sebuah keluarga di kawasan Citayam, Depok. Rekaman tersebut menyita perhatian publik karena peristiwa terjadi di tengah suasana duka, tepat saat keluarga sedang menggelar pengajian tujuh harian meninggalnya seorang nenek.

Video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @haisyahril_ itu langsung memicu perdebatan panas di kolom komentar. Banyak netizen mempertanyakan etika dan alasan di balik penagihan yang terjadi dalam momen tahlilan.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak sejumlah ibu-ibu mendatangi rumah duka. Namun kedatangan mereka bukan untuk bertakziah, melainkan untuk meminta kejelasan terkait uang arisan yang diduga belum dikembalikan oleh salah satu anggota keluarga pemilik rumah.

Baca Juga:  Ini Daftar Layanan dan Jam Operasional BCA, BNI, dan BRI Selama Cuti Bersama Iduladha 2023

Pihak yang ditagih disebut sebagai pengelola arisan yang belakangan sulit dihubungi. Para anggota arisan mengaku kehilangan kesabaran karena dana yang mereka setorkan diduga telah dipakai untuk kepentingan pribadi tanpa ada kejelasan pengembalian.

Namun bukannya meredakan suasana, pihak keluarga peminjam dikabarkan justru bereaksi keras. Mereka menilai penagihan utang di tengah suasana tahlilan merupakan tindakan yang tidak pantas dan mempermalukan keluarga di hadapan tamu dan tetangga.

Situasi tersebut memicu adu argumen yang semakin memanas hingga berujung pada keributan terbuka. Dalam keterangannya, pengunggah video menuliskan:

“Ngerespon orang nagih utang malah kaya gini. Galakan yang punya utang,” tulisnya.

Ketegangan makin meningkat ketika ayah dari pihak peminjam ikut terlibat dalam perselisihan tersebut. Dalam potongan video lanjutan, sang ayah tampak membela anaknya dan menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui urusan utang-piutang arisan yang dimaksud.

Aksi saling tunjuk, adu mulut, dan suara tinggi membuat suasana semakin panas dan menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Sementara itu, netizen yang menyaksikan video ikut memberikan komentar dengan sudut pandang berbeda.

Di satu sisi, keluarga peminjam merasa dipermalukan karena penagihan dilakukan secara terbuka pada saat mereka sedang berduka. Namun di sisi lain, para korban arisan mengaku terdesak karena uang yang mereka titipkan belum jelas keberadaannya hingga saat ini.

“Bukannya dibicarakan baik-baik, malah disuruh hapus video. Nagih utang aja susah banget,” tulis akun @haisyahril_ dalam unggahannya.

Hingga berita ini diturunkan, permasalahan tersebut dilaporkan telah sampai kepada pengurus RT dan RW setempat. Langkah ini diambil agar mediasi dapat dilakukan secara resmi dan konflik tidak semakin melebar.

Reaksi netizen pun terbelah. Sebagian menilai bahwa penagihan di waktu duka adalah tindakan yang tidak etis, sementara lainnya menilai bahwa hak para korban arisan tetap harus diperjuangkan dan keterbukaan adalah hal yang diperlukan agar masalah tidak berlarut-larut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan arisan, meski terlihat sederhana, bisa berujung pada konflik sosial jika tidak dikelola dengan transparan dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *