Media90 – Di tengah gempuran motor baru berteknologi canggih, Honda Scoopy lama justru masih memiliki tempat tersendiri di hati konsumen Indonesia. Skuter matik bergaya retro ini tidak hanya identik dengan desain unik, tetapi juga dikenal irit, ringan, dan mudah dikendarai.
Meski generasi terbaru terus bermunculan, permintaan terhadap Scoopy lawas di pasar motor bekas tetap stabil. Bahkan, di beberapa daerah, model lama ini masih menjadi incaran pelajar hingga pekerja muda yang mencari kendaraan fungsional dengan tampilan stylish.
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2010, Honda Scoopy membawa konsep skutik retro-modern yang berbeda dari model lain di kelasnya. Lalu, apa yang membuat Honda Scoopy lama masih relevan hingga sekarang? Berikut ulasan lengkapnya.
Alasan Honda Scoopy Lama Masih Diburu
Sejarah Singkat Honda Scoopy Lama di Indonesia
Generasi awal Scoopy hadir pada 2010 dengan desain membulat khas skuter klasik Eropa. Saat itu, pasar skutik nasional masih didominasi model berdesain agresif. Kehadiran Scoopy menawarkan pendekatan berbeda: lampu depan oval besar, sein terpisah, dan bodi membulat menjadi ciri khas yang langsung dikenali.
Generasi berikutnya hadir dengan beberapa penyegaran, mulai dari sistem injeksi PGM-FI, fitur idling stop system, hingga penggunaan rangka eSAF pada model terbaru. Namun bagi sebagian konsumen, karakter desain generasi awal hingga kedua tetap dianggap paling “ikonik”. Hal ini menjadi salah satu alasan Honda Scoopy lama memiliki daya tarik emosional tersendiri.
Desain Retro yang Tak Lekang Waktu
Kekuatan utama Honda Scoopy lama terletak pada desainnya. Konsep retro-modern membuatnya tampil beda dibanding skutik lain. Bentuk lampu bulat, spion oval, serta grafis sederhana memberi kesan klasik yang elegan.
Ukuran bodinya yang kompak memudahkan manuver di lalu lintas padat, sementara bobot ringan membuat pengendara pemula cepat beradaptasi. Tidak heran jika model ini kerap menjadi pilihan utama bagi pengendara wanita maupun pelajar di berbagai kota.
Performa Mesin dan Konsumsi BBM
Secara teknis, Honda Scoopy lama dibekali mesin 110 cc berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar. Tenaganya memang tidak besar, namun cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di kota. Karakter mesinnya halus dan responsif di putaran bawah, nyaman digunakan dalam kondisi stop-and-go.
Konsumsi bahan bakarnya juga tergolong irit, rata-rata mencapai 45–55 km/liter tergantung kondisi penggunaan. Untuk sepeda motor harian, angka ini menjadi salah satu nilai jual utama.
Fitur yang Masih Relevan
Meski tergolong lawas, fitur Scoopy lama cukup memadai. Beberapa varian sudah dilengkapi panel instrumen kombinasi analog-digital, bagasi luas, hingga soket pengisian daya pada generasi tertentu. Sistem pengereman menggunakan kombinasi cakram depan dan tromol belakang yang cukup andal untuk penggunaan normal.
Namun, fitur keselamatan modern seperti ABS belum tersedia pada generasi awal.
Harga Bekas Honda Scoopy Lama di Pasaran
Di pasar motor bekas, harga Scoopy lama cukup variatif:
- Keluaran 2010–2012: Rp6–8 juta
- Keluaran 2013–2016: Rp8–11 juta
- Model muda dan kondisi prima: Rp12–14 juta
Harga ini menjadikannya salah satu skutik retro paling terjangkau di kelasnya.
Kelebihan dan Kekurangan Honda Scoopy Lama
Kelebihan:
- Desain retro unik dan timeless
- Konsumsi BBM irit
- Bobot ringan dan mudah dikendarai
- Harga bekas terjangkau
Kekurangan:
- Tenaga standar, kurang cocok untuk perjalanan jauh
- Suspensi terasa keras di jalan rusak
- Fitur keselamatan terbatas
Meski ada beberapa kekurangan, secara keseluruhan Scoopy lama tetap kompetitif untuk penggunaan harian.
Cocok Untuk Kalangan Apa?
Motor ini cocok bagi pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang membutuhkan kendaraan praktis, ringan, dan irit BBM. Selain itu, komunitas pecinta modifikasi menjadikan Scoopy lama sebagai basis custom bergaya klasik. Banyak pemilik mengganti jok, pelek, hingga warna bodi untuk menambah karakter personal. Fleksibilitas ini membuat Scoopy generasi lama tetap populer.
Tips Membeli Honda Scoopy Lama Bekas
Jika tertarik membeli Scoopy lama, perhatikan beberapa hal berikut:
- Cek kondisi mesin dan suara kasar
- Pastikan rangka tidak keropos atau bekas tabrakan
- Periksa kelistrikan dan sistem injeksi
- Cek kelengkapan surat-surat
- Membeli dari penjual terpercaya atau showroom motor bekas lebih aman
Analisis: Mengapa Honda Scoopy Lama Masih Bertahan?
Scoopy generasi lama tetap bertahan karena kombinasi desain dan efisiensi. Harga bekas yang terjangkau menjadikannya entry point ideal bagi pembeli motor pertama. Biaya perawatan relatif murah dan jaringan bengkel resmi Honda luas, membuatnya selalu diminati.
Faktor emosional dan gaya hidup juga berperan penting. Banyak orang membeli Scoopy lama sebagai kendaraan nostalgia, bahkan dijadikan basis modifikasi.
Kesimpulan
Honda Scoopy lama tetap menjadi salah satu skutik bekas paling dicari di Indonesia. Kombinasi desain retro timeless, konsumsi BBM irit, bobot ringan, dan harga terjangkau membuat motor ini relevan untuk kebutuhan harian.
Meski tidak dilengkapi fitur keselamatan modern seperti ABS dan performanya standar, Scoopy generasi awal tetap nyaman dan mudah dikendarai di kota. Faktor emosional dan gaya hidup menjadikan model ini populer untuk modifikasi atau nostalgia. Dengan perawatan mudah dan jaringan bengkel luas, Honda Scoopy lama menjadi pilihan rasional bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda yang ingin motor stylish tanpa menguras kantong.
FAQ
1. Mengapa Honda Scoopy lama masih banyak diburu?
Karena desain retro unik, konsumsi BBM irit, harga terjangkau, dan cocok untuk penggunaan harian di kota.
2. Berapa kisaran harga bekas Honda Scoopy lama?
Rp6 jutaan untuk keluaran awal hingga sekitar Rp14 jutaan untuk model muda dan kondisi prima.
3. Apakah motor ini masih irit bahan bakar?
Ya, rata-rata 45–55 km/liter tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.
4. Apakah motor ini cocok untuk perjalanan jauh?
Kurang ideal karena mesin 110 cc dan tenaga standar.
5. Apa yang perlu dicek sebelum membeli unit bekas?
Mesin, rangka, kelistrikan, sistem injeksi, dan kelengkapan surat-surat.
6. Apakah biaya perawatannya mahal?
Tidak, relatif terjangkau dengan suku cadang mudah ditemukan.
7. Cocok untuk kalangan apa?
Pelajar, mahasiswa, pekerja muda, dan pecinta modifikasi klasik.
8. Apakah Scoopy lama masih layak dipakai harian?
Sangat layak, terutama untuk mobilitas dalam kota dengan kebutuhan berkendara ringan.














