OTOMOTIF

Mengupas “Jantung” Revolusi EV Dunia: Mega Pabrik BYD Zhengzhou

9
×

Mengupas “Jantung” Revolusi EV Dunia: Mega Pabrik BYD Zhengzhou

Sebarkan artikel ini
Menyingkap “Jantung” Revolusi EV Global: Mega Pabrik BYD di Zhengzhou
Menyingkap “Jantung” Revolusi EV Global: Mega Pabrik BYD di Zhengzhou

Media90 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, BYD Zhengzhou Mega Factory di Tiongkok menjadi sorotan dunia. Bukan sekadar pabrik, kawasan seluas 10,67 juta meter persegi ini adalah simbol ambisi BYD untuk mendominasi pasar kendaraan listrik (EV) global.

Pada Kamis, 15 Januari 2026, rombongan media dari Indonesia, termasuk Media90 Indonesia, menjadi kelompok pertama yang mengunjungi fasilitas internasional ini. Di balik dinding kaca pabrik, tersaji koreografi teknologi menakjubkan: ribuan robot bekerja presisi, mampu menyelesaikan pengelasan bodi satu mobil hanya dalam 35–45 detik.

Kunjungan ini mengungkap bagaimana BYD mampu memproduksi jutaan kendaraan dengan kualitas konsisten, sekaligus menjawab rasa penasaran publik Indonesia terhadap teknologi di balik mobil-mobil BYD yang mulai meramaikan jalanan Tanah Air.

Mega Factory: Kota dalam Kawasan Industri

BYD Zhengzhou bukan pabrik biasa. Terletak di Zhengzhou Airport Economy Zone, pabrik ini berdiri di atas lahan sebesar 10,67 juta m², setara dengan sebuah kota kecil mandiri. Nilai investasinya mencapai 5 miliar USD, dialokasikan untuk infrastruktur teknologi tinggi dan penyerapan tenaga kerja masif.

Pabrik mempekerjakan 50.000–60.000 orang yang bekerja dalam shift untuk menjaga operasi produksi berjalan nonstop. Kota Zhengzhou sendiri dikenal sebagai pusat manufaktur besar di Tiongkok, dengan satu dari sembilan smartphone di dunia diproduksi di sini. Kehadiran BYD menambah kapasitas produksi kendaraan energi baru (NEV) hingga lebih dari 1,1 juta unit per tahun.

Baca Juga:  BYD Mulai Uji Coba Produksi Mobil di Thailand, Kapan Indonesia Ikut Beraksi?

“BYD Zhengzhou Factory adalah pilar strategis dalam transformasi mobilitas berkelanjutan global,” tegas perwakilan BYD sebelum kunjungan dimulai.

Presisi Robotik: 35–45 Detik untuk Satu Bodi Mobil

Jantung produksi berada di Welding Workshop, tempat 1.800 robot industri bekerja dengan tingkat otomatisasi mencapai 98%. Robot-robot ini menangani spot welding, gluing, handling, dan inspeksi real-time, bahkan 14 robot dapat bekerja bersamaan pada satu bodi mobil.

Kecepatan siklus pengelasan mencapai 35–45 detik per unit, memungkinkan output hampir 50 mobil per jam atau sekitar 1.000 kendaraan per hari. Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, menekankan bahwa robot tidak hanya mempercepat produksi, tetapi juga menjamin konsistensi kualitas yang tidak bisa dicapai tangan manusia.

Integrasi Vertikal: Lebih dari Sekadar CKD

Mega Factory BYD menerapkan integrasi vertikal. Hampir seluruh komponen inti diproduksi in-house, termasuk:

  • Baterai Blade Power
  • Motor listrik
  • Microprocessor
  • Engine untuk kendaraan hybrid (DM)

Eagle Zhao menjelaskan, “Konsep ini berbeda dengan CKD di Indonesia yang umumnya hanya mencakup welding, painting, dan assembly parsial. Dengan integrasi vertikal, kualitas bodi lebih presisi dan seragam.”

Empat Pilar Produksi: Stamping hingga Assembly

Proses manufaktur BYD terbagi menjadi empat tahap utama:

  1. Stamping (Pencetakan): Pelat baja dan aluminium dibentuk dengan lima lini produksi berkecepatan tinggi, kapasitas 7.900 ton, hingga 15 pengepresan per menit.
  2. Welding (Pengelasan): Robot laser welding bekerja fleksibel dengan jigs yang mudah diganti, mendukung berbagai model tanpa merombak lini.
  3. Painting (Pengecatan): Robot melakukan pengecatan otomatis dengan teknologi electrodeposition coating untuk perlindungan anti-karat.
  4. Final Assembly (Perakitan Akhir): Pemasangan baterai, mesin, interior, dan sistem kelistrikan dilakukan dengan Automated Guided Vehicle (AGV). Sentuhan manusia tetap hadir untuk memastikan presisi detail interior.
Baca Juga:  China Siapkan Standar Nasional Baru untuk Teknologi Steer-by-Wire, Siap Diadopsi Mulai Tahun Depan

Total lead time produksi per kendaraan sekitar tiga hari, namun sistem paralel memungkinkan satu mobil selesai setiap menit.

Inspeksi Mandiri dan Sirkuit Segala Medan

BYD memiliki laboratorium pengujian mandiri dan All-Terrain Circuit seluas 198.700 m² untuk mensimulasikan berbagai kondisi jalan ekstrem. Setiap unit diuji performa baterai, suspensi, dan sistem kendali sebelum dikirim ke konsumen.

Relevansi bagi Pasar Indonesia

Produk dari Zhengzhou merupakan standar manufaktur global yang sama dengan yang dijual di Indonesia. Dalam satu tahun terakhir, BYD mencatat penjualan wholesales lebih dari 54.000 unit, termasuk model populer: BYD M6, Atto 3, Seal, dan Denza D9.

Eagle Zhao menekankan, teknologi canggih dari pabrik ini menjadi fondasi solusi yang diterapkan untuk pasar Indonesia, dengan lebih dari 80 titik penjualan saat ini dan ekspansi terus berlanjut.

Dampak Global dan Visi Hijau

Mega Factory Zhengzhou mendukung strategi hijau BYD. Hingga akhir 2025, BYD telah menjual lebih dari 14,7 juta unit kendaraan energi baru secara global, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon 121 miliar kg, setara menanam 2 miliar pohon. Penjualan global 2025 mencapai 4,6 juta unit, menunjukkan kekuatan ekosistem energi baru BYD, dari pembangkitan, penyimpanan, hingga mobil listrik.

Baca Juga:  Menuju Masa Depan Bersih: Auto2000 Bidik Pendirian 70 Fasilitas Charging untuk Mendukung Ekosistem EV

Kesimpulan

Mega Pabrik BYD Zhengzhou mendefinisikan ulang standar efisiensi, presisi, dan kualitas manufaktur otomotif. Robot mampu menyelesaikan pengelasan bodi dalam 35–45 detik, menghasilkan mobil berstandar global yang sama baik di Beijing maupun Jakarta.

Bagi konsumen Indonesia, standar pabrik ini memastikan keamanan, kualitas, dan kepercayaan terhadap kendaraan BYD, sekaligus menegaskan bahwa BYD membangun masa depan mobilitas global, satu robot, satu lasan, dan satu mobil setiap 45 detik.

Ringkasan Fakta Mega Pabrik BYD Zhengzhou

  • Lokasi: Zhengzhou Airport Economy Zone, Tiongkok
  • Luas Lahan: 10,67 juta m²
  • Investasi: 5 miliar USD
  • Tenaga Kerja: 50.000 – 60.000 orang
  • Kecepatan Robot Welding: 35 – 45 detik per bodi mobil
  • Output: Hampir 50 mobil/jam (~1.000 mobil/hari)
  • Otomatisasi: 98% di area welding, 1.800 robot
  • Fasilitas Unik: All-Terrain Circuit 198.700 m², Laboratorium inspeksi mandiri
  • Integrasi: Produksi baterai, motor, chips, dan perakitan mobil in-house

FAQ Mega Pabrik BYD Zhengzhou

Jenis kendaraan dan komponen yang diproduksi?
Kendaraan EV dan DM/Plug-in Hybrid, baterai Blade Power, motor listrik, microprocessor, serta material baru diproduksi in-house.

Skala dan kapasitas produksi?
Lahan 10,67 juta m², investasi 5 miliar USD, tenaga kerja 50.000–60.000 orang, output hampir 50 mobil/jam atau 1.000 mobil/hari.

Seberapa canggih teknologi robotik?
Otomatisasi 98%, 1.800 robot, 14 robot bisa bekerja simultan pada satu bodi, pengelasan 35–45 detik/unit.

Perbedaan dengan CKD biasa?
BYD menerapkan integrasi vertikal, memproduksi komponen utama sendiri dan melakukan welding, painting, assembly di satu lokasi, berbeda dengan CKD parsial.

Bagaimana kualitas kendaraan dijamin?
Fasilitas pengujian mandiri, termasuk All-Terrain Circuit dan laboratorium tes laser radar, kamera auto driving, dan sistem elektronik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *