OTOMOTIF

Mobil Listrik BYD Bawa Udara Lebih Bersih di Jakarta, Dirasakan Langsung Bos Asia Pasifik

3
×

Mobil Listrik BYD Bawa Udara Lebih Bersih di Jakarta, Dirasakan Langsung Bos Asia Pasifik

Sebarkan artikel ini
Mobil Listrik Bikin Udara Jakarta Lebih Bersih, Bos BYD Asia Pasifik Turut Mengalami
Mobil Listrik Bikin Udara Jakarta Lebih Bersih, Bos BYD Asia Pasifik Turut Mengalami

Media90 – Jalanan Jakarta kini semakin ramai oleh mobil listrik BYD, terutama pada jam sibuk pagi hari, dan hal ini membawa dampak nyata terhadap kualitas udara ibu kota. Liu Xueliang, General Manager Divisi Penjualan Mobil Asia Pasifik BYD, menyampaikan pengalamannya secara langsung saat berjalan pagi di Jakarta, bahwa transisi menuju kendaraan listrik mulai terlihat hasilnya.

Dalam sesi tanya jawab dengan media otomotif Indonesia di Zhengzhou, Liu menekankan bahwa fenomena ini selaras dengan komitmen BYD untuk membangun ekosistem ramah lingkungan global, yang juga bermanfaat bagi Indonesia dan generasi mendatang.

Pengalaman Langsung di Jam Puncak

“Terutama pada jam puncak sekitar pukul 8 pagi setiap hari, saya benar-benar bisa merasakan secara fisik banyak kendaraan listrik yang sudah berlarian di jalan,” ujar Liu. Ia menambahkan bahwa kualitas udara sudah membaik secara signifikan, menandai kemajuan nyata transisi energi bersih di ibu kota Indonesia.

Baca Juga:  Menyelami Inovasi Terbaru: E-Platform 3.0 dari BYD

Komitmen Jangka Panjang BYD

Liu menegaskan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. “Kami akan terus bekerja dari sisi produk, bekerja sama dengan berbagai negara, bahkan mewujudkan hal-hal yang menguntungkan anak cucu kita,” katanya. Visi ambisius BYD adalah menghadirkan ekosistem ramah lingkungan yang bisa mendinginkan bumi satu derajat, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat global.

Indonesia, Pasar Kunci BYD

Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Indonesia, mendampingi sesi tersebut dan menegaskan relevansi pasar lokal. Indonesia menjadi salah satu pasar kunci dalam strategi regional BYD, sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi mobil listrik dan hibrida bagi negara berkembang.

Liu juga menanggapi masukan konsumen terkait infrastruktur pengisian daya. Ia mengakui bahwa selama setahun terakhir, fasilitas charging station di Indonesia masih terbatas. “Kami mendengar banyak konsumen mengatakan bahwa charging sekarang ini masih belum cukup. Sebagai merek Cina yang bertanggung jawab, kami memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Pameran Mobil Listrik BYD Menggelar Sapaan Hangat di Mal Terdekat! Temukan Lokasinya!

Teknologi DM-i Hybrid Jadi Solusi Transisi

BYD sedang mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memperkenalkan teknologi DM-i (Dual Mode hybrid) di Indonesia. Teknologi ini menggabungkan mesin konvensional dan motor listrik, memberi fleksibilitas bagi konsumen yang khawatir soal ketersediaan charging station, sekaligus mendukung transisi menuju kendaraan listrik penuh.

Liu menambahkan bahwa test drive dan interaksi langsung dengan kendaraan akan membantu konsumen memahami keunggulan teknologi DM-i secara nyata, serta memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem mobilitas listrik BYD.

Dengan langkah-langkah ini, BYD menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan sekaligus membangun ekosistem yang mendukung udara lebih bersih dan mobilitas berkelanjutan di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *