OTOMOTIF

Pemudik Diimbau Tetap Waspada Saat Melintasi Alas Roban, Batang

81
×

Pemudik Diimbau Tetap Waspada Saat Melintasi Alas Roban, Batang

Sebarkan artikel ini
Pemudik Dihimbau Tetap Aman Saat Melintasi Alas Roban
Pemudik Dihimbau Tetap Aman Saat Melintasi Alas Roban

Media90 – Alas Roban di Batang, Jawa Tengah, kerap menjadi jalur alternatif bagi pemudik, terutama pengguna sepeda motor. Kontur jalan yang beragam, serta dikelilingi pepohonan tinggi, menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara.

Belum lama ini, kawasan Alas Roban diguyur hujan badai yang menyebabkan kemacetan lalu lintas selama berjam-jam. Sebanyak 24 tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) roboh, sementara 20 batang pohon jati milik Perhutani tumbang.

Ads
close ads

Ridwan Umbara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan bahwa insiden tersebut kini telah teratasi. Ia menekankan bahwa kawasan Alas Roban memiliki volume kendaraan yang padat, khususnya saat musim mudik Lebaran.

Baca Juga:  Studi Menarik: Naiknya Aktivitas Ngabuburit dan Ngegame Menyambut Ramadhan, Temuan dari Riset Telkomsel!

Meski kondisi sudah membaik, Ridwan tetap mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. Sejumlah rambu peringatan pun telah dipasang sepanjang jalan untuk menjaga keselamatan pengendara.

“Kami sudah kasih rambu-rambu seperti peringatan, hati-hati pohon tumbang, dan sebagainya. Itu yang kami selalu infokan ke pengguna jalan,” ujar Ridwan kepada Media90 di sela acara ‘Presstour Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2026’ di Batang, Kamis (12/3/2026).

Puluhan Titik Rawan Bencana di Jawa Tengah

Fajar Triawan, Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkapkan bahwa ada sejumlah titik rawan bencana, baik banjir maupun longsor, yang perlu diwaspadai pemudik.

Baca Juga:  Kei Car Listrik China di JMS 2025 Jadi Sorotan, Suzuki Anggap Sebagai Ancaman

“Kami mengidentifikasi 23 titik rawan bencana di Jawa Tengah, terdiri dari 14 titik rawan banjir dan 9 titik rawan longsor,” jelas Fajar.

Upaya Ciptakan Mudik Lebaran Lancar

Dalam mendukung kelancaran arus mudik, pihak BBPJN menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di lokasi-lokasi strategis. DRU merupakan satu set peralatan lengkap dengan bahan-bahan untuk menangani keadaan darurat, siap dioperasikan bila diperlukan.

“DRU ditempatkan di beberapa lokasi, yaitu di UPP Pekalongan, UPP Karangjati, Yogyakarta, dan UPP Buntu,” terang Fajar.

Selain itu, pekerjaan konstruksi di ruas jalan nasional untuk sementara dihentikan agar tidak menimbulkan penyempitan jalan yang dapat memicu kemacetan panjang. Namun, penanganan untuk jalan berlubang tetap dilakukan.

Baca Juga:  Petualangan Jelajah Jakarta-Malang: Rute, Biaya Bensin, dan Petualangan Menggunakan Mobil Pribadi

“Ada beberapa titik memang, tapi pekerjaan konstruksi sudah berhenti sejak tanggal 10 atau 11 kemarin,” tambahnya.

BBPJN juga mendirikan posko mudik Lebaran untuk memberikan pelayanan dan pengawasan di berbagai lokasi. Tercatat ada 18 posko di Jawa Tengah dan lima posko di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditempatkan sesuai manajemen masing-masing ruas jalan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *