Media90 – Polytron semakin serius memperluas langkahnya di industri kendaraan listrik nasional dengan rencana menghadirkan mobil listrik terbaru mereka pada tahun 2026. Kehadiran model anyar ini akan menambah jajaran produk Polytron yang sebelumnya telah dipasarkan di Tanah Air.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron, dalam acara Polytron Media Luncheon 2026 di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Namun, Tekno belum membocorkan detail produk, hanya memperlihatkan siluet mobil kepada media.
“Ini gambarnya samar. Untuk produk, kami akan publish nanti ketika produknya datang. Kalau semua dibuka sekarang, nanti enggak menarik,” ujar Tekno.
Mengenai waktu peluncuran, Tekno belum memastikan apakah mobil listrik terbaru Polytron akan diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) atau Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Ia hanya memberi sinyal agar publik bersabar.
Soal segmen, apakah mobil listrik Polytron akan berupa MPV atau SUV, Tekno bersikap diplomatis:
“MPV mungkin saja, mungkin juga SUV,” katanya.
Bekerja Sama dengan Mitra Global
Sebelumnya, mobil listrik Polytron, G3 dan G3+, merupakan hasil kerja sama dengan Skyworth, perusahaan mobil asal China. Untuk model terbaru, Polytron menegaskan pendekatan lebih fleksibel dan terbuka untuk mitra dari negara lain, asalkan produk sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia dan tujuan kerja sama sejalan.
Yang pasti, model terbaru akan diproduksi secara lokal (CKD/Completely Knocked Down), bukan CBU (Completely Built Up), mengingat insentif untuk mobil listrik CBU sudah tidak berlaku tahun ini.
“Pasti CKD, enggak mungkin kami CBU, insentifnya sudah enggak ada,” tegas Tekno.
Langkah Polytron di Industri Otomotif
Hingga kini, Polytron baru memasarkan model G3 dan G3+, menandai langkah perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai merek elektronik, kini ikut meramaikan industri otomotif nasional. Kedua model ini resmi diperkenalkan pada Mei 2025, dengan harga mulai dari Rp329,5 juta hingga Rp505,5 juta OTR Jakarta.
Kehadiran mobil listrik terbaru Polytron diharapkan dapat memperkuat posisi merek lokal di pasar NEV (New Energy Vehicle) sekaligus mendukung strategi pemerintah dalam meningkatkan produksi mobil listrik secara lokal.














