Media90 – Volvo Car Group yang berada di bawah kepemilikan Geely Holding asal China—resmi melakukan penarikan kembali (recall) secara global untuk salah satu mobil listrik andalannya, Volvo EX30. Recall ini dilakukan setelah ditemukan adanya masalah keamanan pada komponen baterai yang dipasok oleh perusahaan China, Sunwoda Electronic.
Langkah penarikan ini terjadi tak lama setelah salah satu anak perusahaan Geely mengajukan gugatan dalam skala besar terhadap Sunwoda terkait kualitas baterai yang dipasoknya.
Ribuan Unit EX30 Terdampak
Mengutip laporan Carnewschina, Senin (13/1/2026), Volvo mengonfirmasi bahwa sebanyak 10.440 unit EX30 di Inggris terindikasi mengalami masalah pada baterai tegangan tinggi produksi Sunwoda. Jumlah ini merupakan bagian dari total 33.777 unit EX30 yang menggunakan sel baterai yang sama, di mana sekitar 0,02 persen sel dilaporkan mengalami panas berlebih.
Sebelum recall diumumkan, sebuah insiden sempat terjadi pada November 2025 ketika satu unit Volvo EX30 dilaporkan terbakar di sebuah diler di Maceio, Brasil. Kebakaran tersebut menghancurkan kendaraan secara total dan memerlukan penanganan dari 11 petugas pemadam kebakaran beserta empat armada truk pemadam.
Instruksi: Hindari Pengisian Melebihi 70 Persen
Sementara itu dari Malaysia, Paultan melaporkan bahwa Volvo Car Malaysia (VCM) telah mengonfirmasi bahwa masalah baterai Sunwoda turut memengaruhi beberapa unit EX30 tipe Single dan Twin Motor yang dipasarkan di negara tersebut antara tahun 2024 hingga 2026.
VCM menyarankan pemilik kendaraan untuk tidak mengisi baterai mobil mereka lebih dari 70 persen sementara proses investigasi dan perbaikan berlangsung. Pengaturan batas pengisian daya dapat diatur melalui menu charging pada layar head unit.
Bukan Hanya Volvo, Zeekr Juga Terdampak
Dampak masalah baterai Sunwoda ternyata tidak hanya dirasakan Volvo. Merek Zeekr—yang juga berada di bawah naungan Geely—ikut terdampak melalui model Zeekr 001 yang menggunakan sel baterai serupa. Belakangan, banyak pengguna Zeekr 001 mengeluhkan penurunan kecepatan pengisian daya dan estimasi jarak tempuh yang tidak akurat.
Sebagai konsekuensi, Zeekr menghadirkan program kampanye perawatan yang mencakup pemeriksaan dan penggantian baterai secara gratis untuk para pemilik yang terkena dampak.
Reputasi Volvo Diujikan
Sebagai merek yang sejak lama dikenal menempatkan keamanan dan kenyamanan pada prioritas utama, kasus ini menjadi ujian berat bagi reputasi Volvo. Meski perusahaan menegaskan bahwa risiko kejadian sangat rendah dan insiden jarang terjadi, kekhawatiran di kalangan pemilik tetap tidak dapat dihindari.
EX30 Juga Dipasarkan di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara yang turut memasarkan Volvo EX30. Model ini diluncurkan oleh Volvo Cars Indonesia pada Juli 2024 melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Volvo EX30 hadir sebagai SUV listrik kompak yang menawarkan jarak tempuh hingga 476 km (WLTP) serta kemampuan pengisian cepat DC, yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 26 menit.
Pada awal peluncurannya di Indonesia, EX30 dibanderol dalam kisaran harga Rp890 juta hingga Rp1,16 miliar.














