TEKNO

AI Bukan Selalu Ringankan Beban, Riset Terbaru: Jam Kerja Karyawan Malah Memanjang

187
×

AI Bukan Selalu Ringankan Beban, Riset Terbaru: Jam Kerja Karyawan Malah Memanjang

Sebarkan artikel ini
AI Bukan Solusi Ringankan Beban, Justru Tingkatkan Jam Kerja Menurut Riset Terbaru
AI Bukan Solusi Ringankan Beban, Justru Tingkatkan Jam Kerja Menurut Riset Terbaru

Media90 – Banyak orang berharap kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT bisa membuat pekerjaan lebih cepat dan ringan. Namun, riset terbaru justru menunjukkan hal sebaliknya: kehadiran AI membuat karyawan bekerja lebih lama dan mengurangi waktu luang mereka.

AI Tidak Selalu Membuat Pekerjaan Lebih Efisien

Penelitian bertajuk “AI and the Extended Workday: Productivity, Contracting Efficiency, and Distribution of Rents” dilakukan oleh empat ekonom ternama: Wei Jiang (Emory University), Junyoung Park (Auburn University), Rachel (Jiqiu) Xiao (Fordham University), dan Shen Zhang (Seton Hall University).

Ads
close ads

Awalnya, Wei Jiang terpesona dengan kemampuan ChatGPT yang mampu menyelesaikan berbagai tugas dengan cepat. Ia berpikir AI akan membuat hidupnya lebih efisien. Namun kenyataannya berbeda. Setelah beberapa waktu menggunakan AI, Jiang justru merasakan jam kerjanya semakin panjang.

“Awalnya kami semua kagum dengan kemampuan ChatGPT, tapi setelah digunakan setiap hari, ternyata kami justru bekerja lebih lama,” ujar Jiang kepada The Register.

Data Survei: Jam Kerja Karyawan Meningkat

Tim peneliti menganalisis data dari American Time Use Survey (ATUS) yang dilakukan Biro Statistik Tenaga Kerja AS sejak 2004 hingga 2023. Survei ini mencatat bagaimana warga Amerika menghabiskan waktu setiap hari.

Hasilnya mengejutkan. Setelah AI generatif seperti ChatGPT diperkenalkan secara luas pada 2022–2023, rata-rata jam kerja karyawan meningkat 3,15 jam per minggu, sementara waktu luang mereka berkurang sekitar 3,20 jam per minggu. Semakin sering seseorang menggunakan AI, semakin panjang pula jam kerja mereka.

Produktivitas Naik, Tapi Karyawan Tidak Selalu Untung

Meski AI terbukti meningkatkan produktivitas, penelitian menegaskan bahwa manfaatnya tidak selalu dinikmati karyawan. Keuntungan terbesar dari efisiensi AI justru lebih banyak dirasakan oleh perusahaan dan konsumen.

“Secara umum, AI memberikan manfaat terbesar bagi perusahaan dan pelanggan, bukan bagi sebagian besar pekerja,” jelas Jiang.

Fenomena baru bernama AI surveillance juga muncul, yaitu sistem pengawasan berbasis AI untuk memantau kinerja karyawan, terutama yang bekerja dari jarak jauh. Akibatnya, banyak pekerja merasa harus tetap aktif lebih lama agar dianggap produktif.

Gaji Naik, Tapi Kepuasan Kerja Turun

Riset ini menemukan bahwa meskipun karyawan yang sering menggunakan AI cenderung memiliki gaji lebih tinggi, mereka melaporkan tingkat kepuasan kerja lebih rendah. Dengan kata lain, peningkatan produktivitas akibat AI justru memicu jam kerja lebih panjang dan stres lebih tinggi.

“Hasil riset kami menunjukkan bahwa efisiensi dari AI memang menjanjikan, tapi di sisi lain menyebabkan waktu kerja yang lebih panjang dan penurunan kesejahteraan emosional pekerja,” tulis tim peneliti.

Kesimpulan: AI Perlu Dikelola dengan Bijak

Riset ini menjadi pengingat penting bahwa teknologi secerdas apa pun tetap membutuhkan regulasi dan keseimbangan manusiawi. Tanpa pengaturan yang tepat, AI bisa membuat kita bekerja lebih keras — bukan lebih cerdas.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya.Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858 untuk…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional.Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai merek…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya.Ads close ads Pendekatan desain…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya.Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah cukup…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil.Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini….

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern.Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship.Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang membuat…