Media90.id – Bagi para penggemar teknologi, nama Evan Blass tentu bukan sosok yang asing. Melalui akun @evleaks, ia dikenal sebagai salah satu sumber bocoran gadget paling terpercaya di dunia. Berbagai informasi mengenai smartphone, tablet, smartwatch, hingga perangkat teknologi lainnya sering kali muncul lebih dulu melalui akun tersebut sebelum diumumkan secara resmi oleh produsen.
Namun kini, perjalanan panjang @evleaks akhirnya mencapai titik akhir.
Evan Blass Resmi Menutup @Evleaks
Evan Blass mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk menghentikan aktivitas akun @evleaks setelah kurang lebih 14 tahun beroperasi.
Menurut Blass, aktivitas membocorkan informasi perangkat teknologi maupun membagikan berbagai konten terkait tidak lagi mampu memberikan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Meski namanya sangat dikenal di kalangan penggemar teknologi, pekerjaan sebagai leaker ternyata tidak memberikan pemasukan yang stabil. Kondisi tersebut membuatnya sulit untuk terus mempertahankan aktivitas yang selama ini dijalankan.
Keputusan ini menjadi akhir dari salah satu akun bocoran teknologi paling berpengaruh yang pernah ada di internet.
Faktor Kesehatan Turut Menjadi Tantangan
Selain alasan finansial, Blass juga menghadapi tantangan kesehatan yang tidak ringan.
Sejak tahun 2014, ia didiagnosis menderita penyakit multiple sclerosis, sebuah gangguan pada sistem saraf pusat yang memerlukan perawatan dan pengobatan secara rutin.
Dalam pernyataannya, Blass mengungkapkan bahwa kondisi finansial yang dihadapinya bahkan membuat dirinya kesulitan untuk membeli obat resep yang dibutuhkan.
Situasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia memutuskan untuk mengakhiri aktivitas yang selama ini menjadi identitasnya di dunia teknologi.
Bukan Pertama Kalinya @Evleaks Berhenti
Bagi pengikut lama, keputusan ini sebenarnya bukan kejadian yang sepenuhnya baru.
Pada tahun 2014, Evan Blass juga sempat menghentikan aktivitas @evleaks dengan alasan yang hampir serupa, terutama terkait masalah finansial dan kondisi kesehatannya.
Namun setelah beberapa waktu, ia kembali aktif dan berhasil membangun reputasi yang semakin kuat sebagai salah satu leaker paling akurat di industri teknologi.
Selama bertahun-tahun, banyak bocoran produk dari perusahaan besar yang pertama kali muncul melalui akun miliknya sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi.
Sosok Penting di Dunia Bocoran Teknologi
Karier Evan Blass di dunia kebocoran informasi teknologi sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum @evleaks menjadi terkenal.
Ia telah aktif membagikan informasi terkait perangkat teknologi sejak sekitar tahun 2009. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal karena tingkat akurasi bocoran yang tinggi.
Banyak media teknologi internasional menjadikan informasi dari Blass sebagai referensi awal ketika membahas produk yang belum diumumkan.
Tidak sedikit pula bocoran smartphone flagship dari berbagai merek besar yang pertama kali diketahui publik berkat unggahannya.
Karena konsistensi dan rekam jejaknya, Evan Blass dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam budaya leak teknologi modern.
Akan Tetap Aktif Lewat Instagram
Meski menutup akun @evleaks, Evan Blass tidak sepenuhnya meninggalkan dunia maya.
Ia mengungkapkan bahwa aktivitasnya akan berlanjut melalui akun Instagram bernama @EvanBlass. Melalui platform tersebut, ia berencana tetap berinteraksi dengan para pengikutnya dan membagikan berbagai konten sesuai kemampuannya.
Blass juga membuka peluang bagi para penggemar yang ingin memberikan dukungan secara langsung untuk membantu dirinya menghadapi berbagai tantangan yang sedang dialami.
Ironi di Balik Industri Teknologi
Keputusan Evan Blass menutup @evleaks menghadirkan ironi tersendiri di tengah industri teknologi yang terus berkembang pesat.
Bocoran produk selama ini menjadi bagian penting dalam membangun antusiasme publik terhadap perangkat baru. Bahkan tidak jarang bocoran yang beredar justru membantu meningkatkan perhatian terhadap sebuah produk sebelum peluncuran resmi.
Namun di balik popularitas tersebut, sosok yang selama bertahun-tahun menjadi sumber utama berbagai informasi ternyata menghadapi kesulitan untuk menjadikan aktivitas tersebut sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Berakhirnya perjalanan @evleaks menjadi pengingat bahwa di balik setiap bocoran teknologi yang ramai diperbincangkan, ada individu yang bekerja keras mengumpulkan informasi, tetapi belum tentu memperoleh keuntungan yang sebanding dengan dampak yang mereka ciptakan bagi industri.














