Media90.id – Nama Friendster mungkin sudah lama menghilang dari keseharian pengguna internet. Namun, platform media sosial yang pernah sangat populer pada era 2000-an itu kini kembali hadir dengan konsep yang jauh berbeda dari kebanyakan media sosial modern.
Kebangkitan Friendster ini diprakarsai oleh seorang programmer bernama Mike Carson yang membeli domain Friendster dan mencoba menghidupkan kembali pengalaman bersosialisasi digital yang lebih sederhana, personal, dan dekat dengan esensi awal internet. Alih-alih mengejar viralitas atau engagement tinggi, Friendster versi terbaru justru berfokus pada interaksi yang lebih nyata antar pengguna.
Friendster Versi Baru Sudah Tersedia di iOS
Saat ini, Friendster baru tersedia untuk perangkat iOS dan belum memiliki versi web. Pengembang menyebutkan bahwa platform tersebut masih berada dalam tahap pengembangan sehingga sejumlah fitur dan dukungan perangkat masih akan terus ditambahkan di masa mendatang.
Yang membuat Friendster berbeda adalah pendekatannya yang bertolak belakang dengan media sosial populer saat ini. Platform ini hadir tanpa iklan, tanpa algoritma rekomendasi, dan tanpa praktik penjualan data pengguna kepada pihak ketiga.
Dengan konsep tersebut, pengguna hanya akan melihat konten dari koneksi yang mereka miliki secara langsung, bukan hasil kurasi sistem yang dirancang untuk memaksimalkan waktu penggunaan aplikasi.
Menambah Teman Harus Bertemu Langsung
Salah satu fitur yang paling menarik dari Friendster versi baru adalah metode penambahan teman yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Jika biasanya pengguna cukup mengetik nama akun atau mengirim permintaan pertemanan secara online, Friendster justru mengharuskan dua pengguna berada dalam jarak fisik yang dekat. Smartphone harus didekatkan satu sama lain agar koneksi pertemanan bisa dibuat.
Konsep ini sengaja diterapkan untuk mendorong interaksi dunia nyata dan mengurangi hubungan digital yang hanya terjadi melalui layar.
Pendekatan tersebut menjadi cara unik untuk mengembalikan esensi media sosial sebagai sarana membangun hubungan yang lebih personal, bukan sekadar mengumpulkan jumlah pengikut.
Terinspirasi dari Era Awal Internet
Mike Carson mengungkapkan bahwa ide menghidupkan kembali Friendster muncul dari kerinduannya terhadap suasana internet pada masa awal perkembangannya. Menurutnya, internet dulu terasa lebih hangat, lebih personal, dan tidak dipenuhi tekanan untuk terus membuat konten atau mengejar popularitas.
Ia juga ingin menciptakan ruang digital yang tidak membuat pengguna terjebak dalam kebiasaan scrolling tanpa henti yang kini menjadi ciri khas banyak platform media sosial.
Menariknya, motivasi Carson juga bersifat personal. Ia mengaku pernah bertemu istrinya melalui platform online, sehingga memiliki keyakinan bahwa internet dapat menjadi tempat yang membantu membangun hubungan yang bermakna.
Bisakah Friendster Bertahan Tanpa Iklan?
Meski menawarkan konsep yang menarik dan berbeda, tantangan terbesar Friendster justru terletak pada model bisnisnya.
Sebagian besar perusahaan media sosial saat ini memperoleh pendapatan dari iklan digital, pengumpulan data pengguna, atau sistem algoritma yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Sementara itu, Friendster memilih meninggalkan hampir seluruh pendekatan tersebut.
Tanpa iklan dan tanpa monetisasi data, Friendster perlu menemukan sumber pendapatan alternatif agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Beberapa kemungkinan yang bisa diterapkan antara lain sistem berlangganan premium, fitur eksklusif berbayar, donasi komunitas, atau model pendanaan lainnya yang tidak mengorbankan privasi pengguna.
Namun, tantangan tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah dominasi media sosial yang semakin agresif dalam mengejar perhatian pengguna, Friendster mencoba menawarkan pengalaman yang lebih tenang dan manusiawi.
Apakah konsep ini mampu menarik generasi baru sekaligus membangkitkan nostalgia pengguna lama? Jawabannya mungkin baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan. Yang jelas, comeback Friendster menjadi salah satu eksperimen media sosial paling menarik yang muncul belakangan ini.














