Media90.id – Huawei kembali menghadirkan aksesori menarik untuk pengguna perangkat mobile. Kali ini, perusahaan meluncurkan Huawei All-in-One Charging Power Bank, sebuah power bank berkapasitas 12.000mAh yang tidak hanya menawarkan pengisian cepat, tetapi juga dibekali fitur pelacakan.
Salah satu fitur yang menjadi daya tarik utamanya adalah offline location tracking. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menemukan lokasi power bank melalui smartphone Huawei yang kompatibel, sehingga perangkat tidak mudah hilang atau tertinggal saat bepergian.
Dukung Huawei SuperCharge 100W
Huawei All-in-One Charging Power Bank memiliki kapasitas baterai sebesar 12.000mAh. Perangkat ini mendukung Huawei SuperCharge 100W untuk pengisian daya dua arah.
Artinya, daya hingga 100W dapat digunakan untuk mengisi perangkat lain sekaligus mengisi ulang baterai power bank itu sendiri. Kemampuan tersebut membuat waktu pengisian ulang power bank menjadi lebih singkat dibandingkan produk dengan daya input yang lebih rendah.
Huawei juga menyematkan kabel USB-C yang terintegrasi pada bodinya. Selain itu, tersedia satu port USB-C tambahan yang memungkinkan pengguna mengisi dua perangkat sekaligus.
Kabel bawaan dapat menghasilkan output maksimal hingga 66W, sedangkan port USB-C tambahan mendukung output hingga 40W.
Bisa Pass-Through Charging
Fitur lain yang cukup praktis adalah dukungan pass-through charging. Dengan fitur ini, power bank dapat tetap mengisi perangkat seperti smartphone ketika dirinya sedang terhubung ke sumber listrik untuk mengisi ulang baterai.
Fitur tersebut dapat berguna ketika pengguna hanya membawa satu adaptor dan ingin mengisi beberapa perangkat secara bersamaan.
Punya Fitur Pelacak Anti-Hilang
Hal yang membuat power bank Huawei ini berbeda dari kebanyakan produk sejenis adalah fitur offline location tracking.
Melalui smartphone Huawei yang kompatibel, pengguna dapat melacak keberadaan power bank. Bahkan ketika perangkat berada di luar jangkauan Bluetooth, sistem masih dapat menampilkan lokasi terakhir yang diketahui.
Bagi pengguna yang menjalankan HarmonyOS 6.1, tersedia pula sejumlah fitur tambahan. Pengguna dapat melihat sisa kapasitas baterai power bank, memperoleh notifikasi ketika perangkat tertinggal, hingga melakukan pembaruan firmware melalui aplikasi Huawei AI Life.
Dengan fitur tersebut, pengguna tidak hanya mendapatkan perangkat untuk mengisi daya, tetapi juga memiliki cara tambahan untuk memantau keberadaannya.
Fokus pada Keamanan Baterai
Huawei turut memberikan perhatian pada aspek keamanan. Perusahaan menyebut All-in-One Charging Power Bank sebagai power bank pertamanya yang memenuhi standar keselamatan 3C terbaru di China.
Untuk mendukung keamanan tersebut, perangkat menggunakan sel baterai Whale, isolasi keramik, serta lima sensor suhu.
Sensor-sensor tersebut bertugas memantau kondisi temperatur baterai selama power bank digunakan maupun ketika melakukan pengisian daya.
Harga Huawei All-in-One Charging Power Bank
Di China, Huawei All-in-One Charging Power Bank dibanderol dengan harga 399 yuan atau sekitar Rp1 jutaan.
Dengan kapasitas 12.000mAh, dukungan pengisian hingga 100W, kabel USB-C terintegrasi, pass-through charging, serta fitur pelacakan, power bank ini menawarkan kombinasi fitur yang cukup lengkap.
Namun, Huawei belum mengungkap apakah produk tersebut akan dipasarkan di luar China, termasuk Indonesia.
Jika nantinya tersedia di Tanah Air, fitur pelacakan bisa menjadi salah satu nilai jual menarik, terutama bagi pengguna yang sering lupa menaruh atau meninggalkan power bank saat bepergian. Menurut kalian, harga sekitar Rp1 jutaan untuk power bank dengan fitur seperti ini masuk akal?














