TEKNO

Instagram Reels Jadi Mesin Uang Baru, Sumbang 50% Iklan dan Geser Dominasi TikTok

115
×

Instagram Reels Jadi Mesin Uang Baru, Sumbang 50% Iklan dan Geser Dominasi TikTok

Sebarkan artikel ini
Instagram Reels Dongkrak Pendapatan, Kini Menyumbang 50% Iklan Digital
Instagram Reels Dongkrak Pendapatan, Kini Menyumbang 50% Iklan Digital

Media90 – Persaingan industri media sosial memasuki fase baru pada awal 2026. Setelah bertahun-tahun TikTok mendominasi pasar video pendek (short-form video), Meta Platforms melalui Instagram Reels dilaporkan berhasil membalikkan keadaan. Fitur video vertikal ini tidak hanya semakin ramai digunakan secara global, tetapi juga menjelma menjadi tulang punggung pendapatan iklan Meta.

Memasuki Januari 2026, Reels resmi bertransformasi dari sekadar fitur tambahan menjadi “mesin uang” yang sangat produktif. Dominasi format tradisional seperti Feed dan Stories—yang selama lebih dari satu dekade menjadi andalan pengiklan—kini mulai tergeser oleh video pendek berbasis algoritma.

Ads
close ads

Lonjakan Pendapatan Iklan: Reels Jadi Magnet Pengiklan

Data dari perusahaan intelijen pasar Sensor Tower menunjukkan bahwa lebih dari 50% total pendapatan iklan Instagram sepanjang 2025 berasal dari Reels. Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2024, ketika kontribusi Reels masih berada di kisaran 35%.

Lonjakan tersebut mencerminkan perubahan strategi para pengiklan global. Reels kini diprioritaskan sebagai kanal utama untuk menjangkau audiens, terutama generasi muda yang semakin menjauhi video horizontal berdurasi panjang maupun konten statis di Feed.

“Format lama mengalami pergeseran volume iklan secara masif. Pengiklan kini memprioritaskan Reels karena di sanalah pengguna menghabiskan waktu paling banyak,” ujar Abraham Yousef, Analis Wawasan Senior di Sensor Tower. Menurutnya, penempatan iklan di sela konten video vertikal terbukti lebih efektif dalam menarik perhatian pengguna dibandingkan format iklan konvensional.

Reels Mendominasi Waktu Luang Pengguna

Keberhasilan monetisasi Reels sejalan dengan peningkatan keterlibatan pengguna. Di Amerika Serikat, Reels menyumbang 46% dari total waktu penggunaan Instagram sepanjang 2025. Angka ini melonjak 37% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan algoritma Meta semakin piawai membuat pengguna bertahan lebih lama di aplikasi.

Tren serupa juga terjadi di Facebook. Pada platform tersebut, Reels kini menyumbang sekitar 29% dari total waktu penggunaan. Secara keseluruhan, kehadiran video vertikal berhasil mendorong pertumbuhan Daily Active Users (DAU) Instagram sebesar 2%, sebuah pencapaian penting di tengah pasar media sosial yang semakin jenuh.

AI Jadi Senjata Utama Melawan TikTok

Salah satu faktor kunci keberhasilan Reels dalam menyaingi TikTok adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara agresif. Meta merombak sistem rekomendasi kontennya agar mampu menyajikan video yang sangat personal bagi setiap pengguna.

Dan Flax, Analis Riset Senior di Neuberger Berman, menilai bahwa keunggulan platform media sosial saat ini tidak lagi ditentukan oleh fitur semata, melainkan oleh kecanggihan AI.
“Mesin rekomendasi Meta menjadi jauh lebih cerdas karena mereka menerima jutaan sinyal setiap detik dari perilaku pengguna. Dari situlah mereka memprediksi konten apa yang akan disukai berikutnya, dan dampaknya terlihat langsung pada pendapatan,” ujar Flax.

Melalui analisis durasi tontonan, interaksi like, hingga kebiasaan berbagi konten, Meta berhasil menyempurnakan algoritma Reels hingga mampu menyaingi—bahkan melampaui—akurasi For You Page (FYP) milik TikTok.

Tantangan di Balik Kesuksesan Reels

Meski kini menjadi mesin uang, perjalanan Reels tidak selalu mulus. CEO Meta Mark Zuckerberg sebelumnya mengakui bahwa monetisasi video pendek merupakan tantangan besar. Pada fase awal peluncuran, efisiensi iklan Reels masih jauh di bawah Feed Instagram yang sudah mapan.

Zuckerberg sempat khawatir pertumbuhan Reels yang terlalu cepat akan “memakan” waktu pengguna di Feed utama, sehingga berpotensi menekan pendapatan jika sistem iklan Reels belum optimal. Namun, data awal 2026 menunjukkan bahwa Meta berhasil melewati fase transisi tersebut dan menemukan formula seimbang antara engagement dan profitabilitas.

Dampak bagi Kreator dan Masa Depan Media Sosial

Bagi kreator konten, kesuksesan Reels membawa peluang sekaligus tantangan baru. Aliran dana iklan yang semakin besar membuka ruang monetisasi melalui bagi hasil iklan dan kerja sama brand. Tak sedikit kreator yang sebelumnya fokus di TikTok kini kembali menjadikan Instagram sebagai platform utama.

Fenomena ini juga menandai pergeseran besar dalam industri media sosial. Tahun 2026 menjadi era dominasi video pendek berbasis AI, sekaligus menandai surutnya konten statis. Keberhasilan Reels membuktikan bahwa perusahaan teknologi yang mampu beradaptasi dengan tren visual dan menguasai kecerdasan buatan akan tetap memimpin pasar, meski persaingan aplikasi baru terus bermunculan sebagai “penantang TikTok” berikutnya.

Motorola Edge 70 Fusion Resmi Hadir di Indonesia: Bawa Baterai Jumbo 7.000mAh!
TEKNO

Media90 – Motorola Edge 70 Fusion resmi meluncur di Indonesia sebagai bagian dari lini terbaru Motorola bersama flagship Motorola Signature. Smartphone ini hadir untuk segmen mid-range, namun membawa beberapa peningkatan yang cukup agresif—terutama di sektor baterai yang kini menjadi salah satu daya tarik utamanya. Baterai 7.000mAh, tapi bodi tetap ramping Salah satu highlight terbesar dari Motorola Edge 70 Fusion adalah baterai berkapasitas 7.000mAh, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya 5.200mAh. Menariknya, peningkatan ini tidak membuat bodi menjadi tebal berlebihan. Ads close ads Smartphone ini tetap mempertahankan ketebalan sekitar 8 mm dengan bobot 193 gram. Untuk pengisian daya, perangkat ini…

Huawei AI Glasses Resmi Meluncur: Material Titanium Alloy dan Asisten AI Jadi Andalan
TEKNO

Media90 – Huawei AI Glasses resmi diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Huawei Pura 90 Series sebagai perangkat wearable terbaru yang menggabungkan fungsi kacamata harian dengan teknologi kecerdasan buatan. Produk ini menjadi penerus dari generasi sebelumnya dengan desain yang lebih ringan dan fitur yang jauh lebih lengkap. Desain ringan berbahan titanium alloy Huawei menggunakan material titanium alloy untuk memastikan kekuatan sekaligus menjaga bobot tetap ringan. Hasilnya, perangkat ini hanya memiliki berat sekitar 35,5 gram, membuatnya nyaman digunakan dalam waktu lama. Ads close ads Selain itu, Huawei AI Glasses juga sudah mengantongi sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan dasar terhadap debu dan percikan air….

OPPO Rilis Update ColorOS 16: Hadirkan Watermark Resmi UEFA Champions League dan Fitur Baru
TEKNO

Media90 – ColorOS 16 kembali mendapat pembaruan bulanan dari OPPO untuk periode April 2026. Update ini bukan sekadar perbaikan sistem biasa, tetapi juga membawa fitur baru yang cukup unik, terutama bagi pengguna yang gemar mengedit dan membagikan foto di media sosial. Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah hadirnya watermark bertema UEFA Champions League di aplikasi Photos. Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan elemen visual khas kompetisi sepak bola Eropa ke dalam foto mereka, sehingga hasil jepretan terlihat lebih estetik dan tematik. Ads close ads Watermark ini tidak bersifat permanen, karena hanya tersedia dalam periode terbatas, yaitu mulai 15 April…

Tecno Pop X 5G Resmi Hadir: Dimensity 6400 dan Baterai 6500mAh Jadi Andalan di Kelas Terjangkau
TEKNO

Media90 – Tecno kembali memperkuat lini smartphone terjangkau lewat Tecno Pop X 5G yang hadir dengan desain baru dan sejumlah peningkatan menarik di kelas entry-level 5G. Dari tampilan hingga baterai, perangkat ini mencoba menawarkan paket lengkap untuk pengguna yang butuh HP harian murah tapi tetap modern. Dari sisi desain, Pop X 5G membawa perubahan cukup terlihat pada bagian belakang. Modul kamera horizontal dibuat lebih mencolok dibanding generasi sebelumnya, memberikan kesan lebih fresh dan tidak lagi terlihat “basic” seperti seri Pop terdahulu. Ads close ads Layar 120Hz di kelas terjangkau Bagian depan mengusung layar 6,78 inci IPS LCD dengan refresh rate…

Huawei Pura 90 Resmi Diperkenalkan: Baterai Jumbo 6500mAh dan Tiga Kamera 50MP Jadi Andalan
TEKNO

Media90 – Huawei kembali memperluas lini flagship-nya lewat Huawei Pura 90, versi yang lebih “ringan” dibanding varian Pro namun tetap membawa spesifikasi yang cukup agresif di beberapa sektor penting. Dari desain hingga baterai, perangkat ini tetap dirancang untuk pengguna yang butuh performa stabil tanpa harus masuk ke kelas paling mahal. Dari sisi tampilan, Pura 90 hadir dengan desain yang lebih sederhana namun tetap elegan. Pilihan warnanya terdiri dari putih, hitam, dan ungu, dengan bodi yang tergolong tipis di 7,0 mm. Bobot 210 gram membuatnya masih terasa solid di tangan, meski tidak bisa dibilang ringan untuk ukuran flagship modern. Ads close…

HUAWEI Pura X Max Resmi Diperkenalkan, Foldable Book-Style dengan Layar Landscape
TEKNO

Media90 – Selain menghadirkan Pura 90 Pro Series, Huawei juga memperkenalkan Huawei Pura X Max. Perangkat ini tampil berbeda dari kebanyakan smartphone lipat karena mengusung rasio layar yang lebih melebar, terutama pada layar utamanya yang berorientasi landscape. Tak hanya desain, sektor kamera juga menjadi salah satu nilai jual utama dari foldable ini. Ads close ads Layar Cover Kotak, Layar Utama Landscape Saat dalam kondisi terlipat, Huawei Pura X Max menggunakan layar cover berukuran 5,4 inci dengan aspek rasio 3:2. Rasio ini membuat bentuk perangkat terlihat lebih mengotak dibanding foldable pada umumnya. Layar cover tersebut mendukung: Ketika dibuka, pengguna akan disuguhkan…

Infinix GT 50 Pro Buka Pre-Order, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat
TEKNO

Media90 – Infinix resmi mengonfirmasi kehadiran smartphone gaming terbarunya, Infinix GT 50 Pro, yang akan segera meluncur di Indonesia pada 24 April 2026. Menariknya, perangkat ini akan debut secara global bersamaan dengan peluncuran di Tanah Air. Salah satu daya tarik utama yang dibawa adalah teknologi pendingin terbaru bernama HydroFlow Liquid Cooling Architecture, yang mengusung sistem liquid cooling berbasis micro-pump. Ads close ads Pendingin Liquid Cooling untuk Gaming Intens Infinix GT 50 Pro dibekali sistem micro-pump liquid cooling yang diklaim mampu menjaga suhu perangkat tetap stabil selama sesi gaming berat. Menurut Infinix, sistem ini memungkinkan: Dengan pendekatan ini, GT 50 Pro…