TEKNO

Intel Sulap Chip Cacat Jadi Produk AI, Strategi Baru Dongkrak Pendapatan

39
×

Intel Sulap Chip Cacat Jadi Produk AI, Strategi Baru Dongkrak Pendapatan

Sebarkan artikel ini
Intel Manfaatkan Chip Gagal Produksi untuk Produk AI, Strategi Tambah Cuan
Intel Manfaatkan Chip Gagal Produksi untuk Produk AI, Strategi Tambah Cuan

Media90 – Lonjakan kebutuhan kecerdasan buatan (AI) mendorong Intel untuk mencari cara tak biasa dalam meningkatkan pendapatan. Perusahaan teknologi tersebut kini mulai memanfaatkan kembali cip yang sebelumnya dianggap tidak layak pakai untuk dijadikan sumber pemasukan baru.

Informasi ini diungkap oleh analis dari Creative Strategies, Ben Bajarin. Melalui unggahannya di platform X, ia menyebut bahwa penjelasan tersebut diperoleh langsung dari divisi hubungan investor Intel.

Ads
close ads

Menurutnya, cip yang dimaksud adalah kepingan silikon (die) hasil produksi yang sebelumnya dinilai cacat secara manufaktur, sehingga tidak digunakan dalam produk utama untuk konsumen.

Kualitas Berbeda dalam Satu Wafer

Dalam proses produksi semikonduktor, cip dibuat di atas lembaran silikon yang disebut wafer. Satu wafer dapat menghasilkan banyak cip sekaligus, namun kualitasnya tidak selalu merata.

  • Bagian tengah wafer umumnya menghasilkan cip dengan kualitas terbaik dan digunakan untuk produk premium.
  • Bagian tepi wafer lebih rentan mengalami cacat kecil, sehingga kualitasnya cenderung lebih rendah.

Sebelum tren AI meningkat, cip dari bagian tepi ini biasanya hanya digunakan untuk produk kelas bawah atau bahkan dibuang karena tidak memenuhi standar.

Penyortiran Melalui Chip Binning

Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI, hampir semua cip kini memiliki nilai jual. Intel pun memanfaatkan proses yang dikenal sebagai chip binning untuk mengelompokkan cip sesuai performanya.

Melalui metode ini, cip dengan kualitas lebih rendah tetap dapat dirancang ulang menjadi produk jadi, meskipun dengan spesifikasi yang diturunkan. Strategi ini memungkinkan Intel mengoptimalkan hasil produksi tanpa harus membuang unit yang sebelumnya tidak terpakai.

Diserap Pasar AI

Produk hasil binning tersebut kini digunakan untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat. Menariknya, pasar tetap menyerap cip tersebut meski performanya tidak setinggi varian premium.

Hal ini mencerminkan kondisi pasokan CPU global yang cukup ketat. Banyak perusahaan lebih memilih menggunakan cip dengan spesifikasi lebih rendah daripada kekurangan kapasitas komputasi untuk menjalankan sistem AI mereka.

Sebagai produsen CPU yang banyak digunakan di pusat data, terutama melalui lini server seperti Intel Xeon, langkah ini memberi keuntungan tambahan bagi Intel. Cip yang sebelumnya dianggap “rongsokan” kini justru menjadi sumber margin baru dan membuka peluang pendapatan yang sebelumnya tidak tergarap.

Tinggalkan Balasan

Akhirnya Terungkap Tanggal Peluncuran Motorola Edge 70 Pro dan Detail Spesifikasi
TEKNO

Media90 – Setelah merilis berbagai teaser dalam beberapa waktu terakhir, Motorola akhirnya mengonfirmasi tanggal peluncuran resmi dari Motorola Edge 70 Pro. Tidak hanya itu, perusahaan juga sekaligus mengungkap spesifikasi lengkap smartphone flagship terbaru tersebut yang membawa sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya. Spesifikasi Motorola Edge 70 Pro Motorola Edge 70 Pro hadir dengan desain layar modern berkat panel Extreme AMOLED berukuran 6,8 inci. Layar ini memiliki resolusi 1.5K serta refresh rate hingga 144Hz, memberikan pengalaman visual yang sangat mulus. Ads close ads Menariknya, layar ini juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 5200 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari….

Lenovo YOGA Tab 11.1 Spesifikasi Lengkap hingga Harga yang Ditawarkan
TEKNO

Media90 – Lenovo resmi menghadirkan Lenovo YOGA Tab (11.1) ke Indonesia sebagai tablet Android terbaru mereka setelah sebelumnya merilis Lenovo Legion Tab pada 2025. Perangkat ini dirancang untuk menggabungkan produktivitas dan kreativitas dalam satu perangkat ringkas yang mudah dibawa ke mana saja. Desain Tipis dan Layar 3.2K 144Hz Dari sisi desain, Lenovo YOGA Tab (11.1) hadir dengan bodi tipis hanya 6,2 mm dan bobot sekitar 458 gram. Material bodinya sudah menggunakan metal sehingga memberikan kesan premium sekaligus kokoh. Ads close ads Tablet ini membawa layar 11,1 inci dengan resolusi 3.2K dan refresh rate 144Hz, menghasilkan tampilan yang tajam, halus, dan…

Xiaomi Perlihatkan Bocoran Spesifikasi Redmi K Pad 2 Sebelum Peluncuran
TEKNO

Media90 – Tablet gaming ringkas dari Xiaomi akan segera mendapatkan penerusnya. Redmi K Pad 2 dijadwalkan debut di China pada 21 April 2026. Menjelang peluncurannya, Xiaomi mulai mengungkap sejumlah spesifikasi kunci yang memperlihatkan peningkatan cukup besar dibanding generasi sebelumnya. Performa Dimensity 9500 dan Sistem Pendingin Besar Sebagai perangkat yang difokuskan untuk gaming, performa tetap menjadi sorotan utama. Redmi K Pad 2 dikonfirmasi akan menggunakan chipset flagship terbaru dari MediaTek, yaitu MediaTek Dimensity 9500. Ads close ads Untuk menjaga performa tetap stabil, Xiaomi membekali tablet ini dengan sistem pendingin vapor chamber berukuran 15.300 mm² yang dirancang untuk menyebarkan panas secara lebih…

Xiaomi Resmi Rilis Robot Vacuum H50 Series untuk Pasar Indonesia
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali memperluas ekosistem smart home mereka di Indonesia dengan meluncurkan Xiaomi Robot Vacuum H50 Series. Perangkat ini dirancang untuk membantu pengguna menjaga kebersihan rumah secara otomatis tanpa perlu banyak tenaga dan waktu. Dalam peluncuran ini, Xiaomi langsung menghadirkan dua varian sekaligus, yaitu Xiaomi Robot Vacuum H50 dan Xiaomi Robot Vacuum H50 Pro. Performa Xiaomi Robot Vacuum H50 Varian standar H50 hadir sebagai pilihan yang lebih praktis untuk kebutuhan harian. Perangkat ini dibekali daya hisap hingga 10.000Pa, yang sudah cukup untuk mengangkat debu halus, rambut, hingga remah makanan di lantai. Ads close ads Untuk kemudahan penggunaan, H50 juga…

Bocoran Spesifikasi Oppo Reno16 Pro Muncul Dimensity 9500s Baterai 7000mAh dan Kamera Periskop
TEKNO

Media90 – Rasanya belum lama OPPO merilis Reno15 Series di Indonesia, namun kini generasi penerusnya sudah mulai ramai dibicarakan. Perangkat yang dimaksud adalah OPPO Reno16 Pro, yang baru saja muncul dalam bocoran spesifikasi dari tipster terkenal di Weibo, yakni Digital Chat Station. Informasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa OPPO tengah menyiapkan upgrade besar untuk lini Reno berikutnya. Layar LTPO 6,78 Inci 1.5K Berdasarkan bocoran tersebut, Reno16 Pro akan hadir dengan layar LTPO berukuran 6,78 inci beresolusi 1.5K. Desainnya disebut tetap mengusung bezel tipis dan simetris, sehingga mempertahankan kesan premium yang sudah menjadi ciri khas seri Reno sebelumnya. Panel LTPO ini…

Lenovo Yoga Tab Hadir Resmi di Indonesia dengan Fitur Premium
TEKNO

Media90 – Lenovo resmi memperluas portofolio produk di Indonesia dengan menghadirkan lini Yoga ke segmen tablet melalui kehadiran Lenovo Yoga Tab. Langkah ini menandai perubahan strategi menarik, karena selama ini seri Yoga lebih dikenal sebagai lini laptop premium dengan desain fleksibel dan fokus pada produktivitas. Kini, konsep tersebut dibawa ke perangkat yang lebih ringkas dan mobile, yaitu tablet, tanpa meninggalkan identitas premium khas Yoga. Ads close ads Ekspansi Ekosistem Yoga ke Tablet Kehadiran Lenovo Yoga Tab bukan sekadar penambahan produk baru, tetapi bagian dari upaya Lenovo untuk memperkuat ekosistem perangkatnya. Menurut pendekatan yang dibawa, kebutuhan pengguna saat ini semakin beragam….

HUAWEI FreeBuds Pro 5 Resmi Diumumkan TWS Premium dengan Fitur Lengkap
TEKNO

Media90 – Huawei tidak hanya memperkenalkan smartphone flagship HUAWEI Mate 80 Pro, tetapi juga merilis perangkat audio terbaru mereka, yaitu HUAWEI FreeBuds Pro 5. TWS ini diposisikan sebagai earbuds premium dengan fokus pada kualitas suara, kenyamanan, dan teknologi peredam bising generasi baru. Desain Lebih Nyaman dan Ringan HUAWEI FreeBuds Pro 5 hadir dengan desain stem (bertangkai) yang sudah disesuaikan dengan lebih dari 10.000 profil telinga, sehingga diklaim lebih nyaman digunakan untuk berbagai bentuk telinga. Ads close ads Huawei juga menyebut bobotnya diturunkan sekitar 10% dibanding generasi sebelumnya, sehingga pengguna bisa merasakan sensasi seperti tidak memakai earbuds sama sekali dalam waktu…